KEPRI DAPAT INVESTASI Rp7,2 TRILIUN, Menyerap 5000 Pekerja

Gubernur Kepri H.M. Sani
(Photo: tribunnews.com)

Gubernur Kepri H.M. Sani
(Photo: tribunnews.com)

Jakarta,LP(12/3) – Sinopec Kantong Holdings Limited, salah satu perusahaan nomor lima terbesar di bidang perminyakan di dunia akan menanamkan investasinya di Kepri sebesar Rp7,2 triliun. Investasi itu untuk pembangunan industri pengolahan bahan bakar minyak di Pulau Janda Berhias.

“Tinggal menunggu waktu saja,” ujar Gubkepri HM Sani, saat menerima kunjungan Managing Director Sinopec Kantong Holdings Limited, Ye Zhi Jun, Deputi General Manager Tian Yong Liang, dan Senior Consultan Tan Kim Chuan, di Gedung Daerah, Kamis (8/3).

Sani mengatakan, kepastian perusahaan Cina ini tinggal menunggu tiga perizinan yaitu hak pengolahan tanah dari Badan Pengusahaan, izin bangunan dari dinas kota, dan izin pengerukan dari Kemenhub. Dia berharap ketiga izin ini sudah selesai proses perizinannya hingga perusahaan ini akan mulai bergerak bulan Juni depan untuk sudah mulai proses pembangunannya.

“Jika perusahaan ini sudah bisa beroperasi maka sebanyak lima ribu pekerja akan ditampung di dalam perusahaan ini, dan tentu saja akan membawa pertumbuhan ekonomi untuk meningkatkan kesejahterbn masyarakat,” ujarnya. Selain di Pulau Janda Berhias, ada dua pulau lainnya yaitu Pulau Bawah di Anambas dan Pulau Kepala Jeri di Batam untuk pengembangan pariwisata. Kini masih ada kendala di administrasi dengan investornya dari Timur Tengah.

Pada saat yang sama, di Gedung Daerah, Sani juga menerima kunjungan pengusaha Jepang yang dipimpin Hajime Kinoshasita, Japan Indonesia Busines Asosiation, perwakilan Badan Pengusaha Batam di Osaka, Jepang. Ada enam perusahaan yang tertarik melakukan investasi di Batam, Bintan, dan Karimun dengan kemudahan FTZ-nya. Mereka ada juga tertarik dengan manufaktur setelah memaparkan terdapat 28 kawasan industri di Batam. Semuanya masih dalam penjajakan. (ph,bp)

Kategori: KEPRI Tags: , , , ,
Topik populer pada artikel ini:

One Response to "KEPRI DAPAT INVESTASI Rp7,2 TRILIUN, Menyerap 5000 Pekerja"

  1. Hati-hati… jangan Kau jual Bangsa ini!

Berikan Komentar

Kirim Komentar

Berita Terkait

Bookmark dan Bagikan

Lingga Pos © 2018. Hak Cipta dilindungi undang-undang. Powered by Web Design Batam.