PILIH RENANG, SEPEDA ATAU JOGGING UNTUK SEHAT dan BUGAR

(LINGGA POS) – Untuk meningkatkan kebugaran tentu bisa dilakukan tanpa harus menyediakan berbagai peralatan aneh-aneh. Tiga aktivitas olahraga yang bersifat umum, seperti berenang, bersepeda dan lari (jogging) merupakan aktivitas olahraga yang jelas bisa meningkatkan kebugaran karena sifatnya adalah olahraga aerobik. Diantara ketiganya, renang merupakan olahraga yang paling kecil risiko mendapatkan cedera.

Kecuali renang yang membutuhkan sarana kolam renang, dua yang lainnya amat mudah dilakukan. Masalahnya adalah kedisiplinan. Inilah kendalanya, padahal untuk bisa bugar, aktivitas itu harus dilakukan setiap hari dan terukur.

RENANG : Berenang, selain meningkatkan kebugaran bagi merekag yang tidak memiliki gangguan fisik, olahraga ini juga bermanfaat bagi yang memiliki hambatan fisik. Aktivitas yang satu ini disamping meningkatkan kebugaran juga baik untuk penderita asma, penderita nyeri pinggang bawah atau orang dengan kelainan postur tubuh. Ini karena berenang tidak membebani.

BERSEPEDA : Olahraga bersepeda tetap bisa dilakukan bagi mereka yang memiliki kelainan postur tubuh seperti skoliosis-bahu tidak segaris atau kelainan pada kaki dan pinggang. Meskipun tidak konstan karena banyak berhenti di tengah perjalanan karena lalu lintas yang sibuk. Namun, bersepeda di jalan raya punya kelebihan, yaitu kita tidak menjadi bosan jika dengan sepeda statis.

LARI (Jogging) : Yang paling murah meriah, tentu saja olahraga lari atau jogging. Bisa dilakukan di sekitar kompleks rumah. Muda dan tua bisa melakukannya. Jogging atau jalan kaki sangat bagus dilakukan oleh mereka yang berusia di atas 45 tahun. Dapat dilakukan pada pagi dan sore hari dan lebih santai dilakukan bersama keluarga.

Ketika semuanya sudah berjalan baik, aktivitas telah berjalan rutin dan latihan tidak lagi memberatkan, maka yang diperlukan adalah melakukannya dengan aman, tidak menimbulkan cidera dan dilakukan bertahap. Di mulai dengan melakukan pemanasan (warming up), peregangan, pendinginan dan peregangan setelahnya.

Tahapan proses yang terjadi pada tubuh saat berolahraga yaitu, pada menit-menit pertama tubuh mendapatkan energi dari cadangan gula darah. Hingga 10 menit kemudian tubuh mendapatkan energi dari cadangan karbohidrat di otot. Lebih dari 10 menit-30 menit, energi didapatkan dari karbohidrat dan lemak. Setelah lebih dari 30 menit, energi didapatkan dari pembakaran cadangan lemak pada tubuh. Paling tidak dari aktivitas ini bisa mengurangi lemak pada tubuh dan tentu saja mengurangi berat badan. (isw,k)

Kategori: ENTERTAIN, OLAHRAGA Tags: , , , ,
Topik populer pada artikel ini: sepeda statis bolehkah untuk penderita asma, pilih olah raga bersepeda atau jojing, lebi baik berenang atau bersepeda, lebih bagus joging atau berenang, lebih baik lari atau berenang