Lima Catatan Statistik Unik Awal 2011

Lima Catatan Statistik Unik Awal 2011London (ANTARA News) – Tanpa disadari memasuki tahun 2011 beberapa rekor menarik telah terpecahkan di dunia sepak bola dalam pekan pertama tahun yang baru ini.

Sebut saja sebagai contoh kemandulan Wayne Rooney di depan gawang dan rekor penampilan Xavi Hernandez di Barcelona.

Berikut ini adalah lima catatan statistik penting dalam dunia sepak bola yang terekam oleh Fifa.com dalam minggu pertama 2011.

Wayne Rooney 1418 Menit Tanpa Gol
Rooney mengakhiri pacelik golnya di Manchester United dalam sembilan bulan terakhir saat mencetak satu gol ke gawang West Bromwich Albion, Sabtu (1/1). Gol terakhir Rooney dari permainan terbuka, tercatat pada 30 Maret 2010 ketika MU kalah dari Bayern Munchen di perempat final Liga Champions.

Dengan kata lain Rooney butuh 1418 menit untuk bisa mencetak gol dari permainan terbuka. Mudah-mudahan gol itu menjadi yang pertama dari puluhan gol yang akan dicetak striker berusia 24 tahun itu ditahun 2011.

Xavi Hernandez 549 Untuk Barca
Loyal dan jenius mungkin adalah kata yang paling tepat bagi Xavi Hernandez. Gelandang berusia 30 tahun itu kini tercatat sebagai pemain yang paling sering diturunkan dalam sejarah Barcelona. Dalam laga melawan Levante, Minggu (2/1), ia menorehkan rekor 549 kali membela Azulgrana, julukan Barca.

Selain itu dalam laga yang berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Barca itu, Xavi melakukan 156 kali umpan dengan sukses. Jumlah itu 41 kali lebih banyak dari keseluruhan umpan yang dilakukan oleh Levante. Lebih gila lagi, dalam empat musim terakhir pagelaran La Liga, belum satu pemain pun yang berhasil melakukan umpan lebih dari 135 kali.

Tidak heran jika FIFA menjadikannya salah satu kandidat, bersama Lionel Messi dan Andres Iniesta, peraih gelar Ballon d’Or 2011, anugerah bagi pesepak bola terbaik di dunia.

FC Porto, 307 Tanpa Kekalahan
Kekalahan 1-2 dari CD Nacional pada Minggu (2/1) menutup rekor 307 hari tanpa sekalipun kalah dari klub Portugal, FC Porto. Tim berkostum kebanggaan biru putih itu terakhir kali mengecap pahitnya kalah pada 21 Maret 2010, ketika keok di partai Final putaran liga setempat dari saingan utamanya, SL Benfica.

Kekalahan di awal tahun itu semoga bukan menjadi pertanda buruk tim yang pernah menjadi juara Liga Champions pada 2004 silam. Saat itu tim ini dilatih oleh pelatih karismatis, Jose Mourinho.

Georgios Samaras Setelah 19 Jam 56 Menit
Minggu (2/1) Samaras mencetak dua gol penentuan ke gawang Glasgow Rangers untuk membawa kemenangan tandang pertama bagi Celtics setelah hanya meraih kekalahan dalam tiga kunjungan terakhir.

Dua gol itu menjadi istimewa bagi Samaras karena sejak ia mencetak gol terakhir bagi klubnya pada 20 Maret 2010, 19 jam 56 menit ia habiskan di lapangan hijau dengan sia-sia. Luar biasanya lagi gol-gol itu ia ciptakan di saat yang sempurna yakni dalam laga paling bergengsi di Skotlandia, derby Old Firm.

Samaras sendiri selama 2010 hanya mencetak tiga gol. Awal gemilang di pintu 2011 semoga menjadi pertanda tahun emas bagi striker Yunani akan berusia 26 pada 21 Februari mendatang.

Dua Milan Di Tangan 5 Pelatih
Leonardo menjadi pelatih ke lima dalam sejarah yang pernah melatih dua tim utama kota Milan, yang juga menjalin hubungan kurang harmonis, AC Milan dan Inter Milan. Enam bulan setelah hengkang dari AC Milan, kini pelatih asal Brazil itu resmi membelot ke Inter Milan, menggantikan Rafael Benitez.

Selain itu Leonardo juga menjadi pelatih dari luar Italia pertama yang pernah melatih dua tim utama Milan itu.

Sebelumnya terdapat empat pelatih Italia yang melatih dua tim besar Italia itu yakni Giuseppe Bigogno (Milan 1946-49, Inter 1958), Ilario Castagner (Milan 1982-84, Inter 1984-85), Giovanni Trapattoni (Milan 1975-76, Inter 1986-91) and Alberto Zaccheroni (Milan 1998-2001, Inter 2003-04).

Kategori: OLAHRAGA Tags: 
Topik populer pada artikel ini: