Khazanah Melayu : ADAT BERANDAM dan BERASAH GIGI

(LINGGA POS) – Biasanya bagi masyarakat Melayu zaman dahulu, adalah menjadi adat untuk mengandam putrinya (anak dara) yang bakal dinikahkan, yang dilakukan sekitar tiga hari sebelum majelis perkawinan akan dilangsungkan. Anak dara tersebut akan diandam (dirias) oleh tukang andam, atau Mak Andam yang memang pekerjaannya mengambil upah menjadi “emak/ibu” sang pengantin. Beliaulah yang nantinya akan menguruskan semua kebutuhan dan kerja-kerja guna menyiapkan dan mengandam pengantin tersebut. Dalam artian, berandam ialah perempuan yang hendak dinikahkan perlu dicukur dan diperelokkan bentuk bulu keningnya dan dicukur andam andam anak rambut disepanjang dahinya.

berandam dan asah gigiKemudian, gigi anak dara itu juga akan diasah (berasah gigi) yang dilakukan dengan sejenis batu pengasah gigi supaya ukuran dan kedudukan giginya dapat disamaratakan. Hal ini dilakukan oleh orang tua zaman dahulu dengan maksud yang baik, yaitu untuk menambah kecantikan dan “seri” kepada anak dara yang akan dinikahkan tersebut, agar sehat jiwa dan raga, lahir dan bathinya bersama pasangannya dalam mengharungi mahligai rumah tangga mereka kelak. Setelah selesai berandam dan berasah gigi, maka anak dara tersebut akan dimandikan dengan air daun buah limau purut dimana kemudian mak andam akan menjalankan semacam upacara sintok langir yang mengikuti kepercayaan untuk menghilangkan rasa takut, kemalangan dan atau musibah yang bakal mengganggu jalannya kegiatan dari awal hingga akhir pelaksanaan pernikahan yang akan dilaksanakan sesuai jadwal hari yang telah ditentukan oleh kedua belah pihak. Apabila telah selesai dimandikan, wajah anak dara pun dibedak, kesepuluh-sepuluh jari tangan, ditengah-tengah kedua belah tapak tangan serta disekeliling kedua belah kaki anak dara itu akan diinaikan pula. Upacara berinai ini dilakukan terlebih dahulu sebelum adat berinai di pelaminan dijalankan. (km)

Kategori: KHAZANAH MELAYU Tags: , , , , , ,
Topik populer pada artikel ini: berandam dan berasah gigi, berandam, adat berandam, upacara berandam orang melayu, arti dari berandam