KEPRI MASIH BUTUH 100 GURU PESISIR

Batam, (LINGGA POS) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri masih membutuhkan sekitar 100 orang lagi tenaga pendidik (guru) untuk ditempatkan di sekolah-sekolah pesisir yang ada di seluruh wilayah Kepri. “Kami sudah mengajukan tambahan guru untuk daerah pesisir ke pemerintah pusat, namun masih menunggu jawabannya,” kata Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Pemprov Kepri Yatim Mustafa, Rabu (17/4). Pihaknya sebut Yatim sebelumnya (2012) telah mengajukan permintaan penambahan tenaga guru dan telah disetujui penempatanya sebanyak 120 orang guru yang selanjutnya ditugaskan di Kabupaten Anambas, dimana seluruh guru-guru tersebut semuanya berasal dari Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Kata Yatim, jika pengajuan baru penambahan guru pada 2013 ini dipenuhi, maka para guru tersebut akan ditempatkan langsung di sekolah-sekolah pesisir seperti di Kabupaten Lingga, dan atau di pedalaman wilayah Kabupaten Anambas. Namun jika tidak dikabulkan, Pemprou Kepri akan memaksimalkan kinerja ke-600 organ guru dari pegawai tidak tetap (PTK) yang sudah ada.

Senada dikatakan Kadis Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin menilai saat ini kualitas pendidikan di daerah-daerah pesisir di Kepri masih jauh tertinggal dibanding di pulau-pulau utama akibat kekurangan tenaga guru. Dia mencontohkan seperti di Pulau Karas, di sana hanya ada empat guru padahal idealnya 12 orang guru yang bertugas di pulau tersebut. Akibatnya Dinas Pendidikan terpaksa menempatkan guru tersebu untuk mengajar di SMP, bahkan ada yang mengajar dua pelajaran sekalipu. Muslim mengakui, setakat ini kendala utamanya adalah sulit mencari guru yang bersedia mengabdikan diri sebagai pendidikan nasional di darah-daerah terpencil. (ph,dk)

Kategori: KEPRI Tags: , , , , , ,
Topik populer pada artikel ini: daerah terpencil di kepri, kekurangan apa saja yang ada di daerah terpencil kepri, kota terpencil di kepulauan riau