UU ITE DIREVISI TAHUN DEPAN

Jakarta, (LINGGA POS)  – Undang-Undang ITE akan direvisi pada 2014. Proses revisi sudah sampai pada tahapan memasukkan UU ITE kedalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) mulai tahun ini, agar pembahasannya bisa dilakukan pada tahun depan. Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Ashwin Sasongko mengatakan, bagian dari UU ITE yang direvisi adalah ancaman pidananya. Ancaman pidana di UU ITE akan disesuaikan dengan yang ada di KUHP. Selain itu, revisi ini juga akan membahas penghilangan pasal untuk intersepsi atau penyadapan. “Terkait penggunaan internet dia mengatkan pemerintah menargetkan penggunaan internet menjadi 50 persen pada 2015 atau sekitar 100 juta pengguna. Setelah ada koneksi tentu harus dipastikan koneksi internet digunakan untuk hal yang positif. Namun, dalam dunia cyber yang tak terbatas, terdapat banyak perbedaan dalam aturan 100 negara-negara yang ada, yang terkadang menyebabkan pergesekan terkait interaksi online ini.”Kita hidup di dunia dimana setiap negara memiliki aturan penggunaan internet. Setiap negara punya aturan yang berbeda,” katanya. Oleh karena itu global ethics harus didorong segera terbentuk. Seharusnya dalam mewujudkan etika global dalam berinternet, masyarakat dan negara bisa membantu. Saat ini belum ada global ethics  mengenai internet di seluruh dunia. Untuk mengatasi gesekan berinternet antar negara, perlu dibentuk Global Cyber Convention, namun jika kesepakatan etika global belum terbentuk maka bisa di mulai dari tingkat regional dan setelah disepakati maka bisa dibentuk kovensi agar tercipta agreement (persetujuan).

Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo Gatot S. Dewa Broto mengumumkan penyelenggaraan Duta Internet Sehat dan Aman (Insan) Indonesia pada 2013. Duta Insan 2013 itu nantinya akan dipilih dan diseleksi dari pelajar seluruh Indonesia. Mereka yang terpilih, akan menjadi ikon untuk banyak orang terutama untuk menggunakan internet secara bijak dan positif. Pendaftaran dibuka sejak Juli – 15 Oktober 2013, melalui situs duta.insan.or.id. Bagi 20 orang yang tersaring akan mengikuti pelatihan materi teknologi dan kebijakan informasi dan komunikasi dengan para pakar dan praktisi TI di tanah air. Sementara penobatannya pada 4 November 2013 oleh Menkominfo Tifatul Sembiring. (df,ant)

Kategori: NASIONAL
Topik populer pada artikel ini:

Berikan Komentar

Kirim Komentar

Berita Terkini

Bookmark dan Bagikan

Lingga Pos © 2018. Hak Cipta dilindungi undang-undang. Powered by Web Design Batam.