AS TERBITKAN PECAHAN UANG KERTAS US$ 100 BARU

Jakarta, (LINGGA POS) – Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) memperkenalkan uang kertas terbaru pecahan US$ 100 yang resmi dirilis pada 8 Oktober 2013. Uang kertas itu termasuk pita keamanan 3D, logo bell dan tinta yang berwenang. Pita keamanan ini sangat sulit untuk ditiru. Penerbitan uang baru ini menggabungkan fitur keamanan tradisional seperti watermark dan benang pengamam yang tertanam bersinar di bawah sinar ultraviolet. Fitur gambar 100 berubah menjadi lonceng dan bergerak ke atas atau kesamping tergantung bagaimana kertas dimiringkan. Selain itu angka 100 dipojok kanan bawah bergeser dari tembaga menjadi hijau. Desain uang kertas baru ini juga menampilkan ilmuan dan bapak pendiri AS, Benyamin Franklin juga termasuk mengangkat percetakan ‘intaglio’ yang memberikan nuansa khas, dan kata microprinted yang sulit untuk dibaca tanpa pembesaran. US Secret Service ikut serta dalam pengembangan desain uang kertas baru pecahan US$ 100 bersama pihak Departemen Keuangan AS.

US$ 20 PALING SERING DIPALSUKAN. 

Direktur Bidang Uang Kertas The Fed, Michael J. Lambert mengatakan, pecahan US$ 20 menjadi pecahan yang paling banyak dipalsukan di AS. Pasalnya, uang itu merupakan pecahan yang paling umum ditarik melalui ATM.  Namun secara global, pecahan US$ 100 menjadi yang paling banyak dipalsukan di negara-negara lain. Ini diperkirakan jumlah permintaan pecahan tersebut paling tinggi dibanding pecahan dolar lain. “Di AS, US$ 100 bukan yang paling sering dipalsukan, tetapi di pasar internasional pecahan ini yang paling banyak dipalsukan,” ungkapnya saat mengenalkan desain baru uang kertas itu di Pusat Kebudayaan America@america, Pacific Place, Jakarta, Rabu kemarin. Dijelaskanya, meskipun begitu tingkat pemalsuan uang dolar AS masih terhitung rendah bila dibandingkan dari sekitar 1,16 triliun lembar uang dolar AS yang beredar. Jumlah pemalsuan hanya sebesar 80 juta saja. “Namun, kita tetap harus menjawab tantangan dari ancaman pemalsuan yang ada. Fitur-fitur lama di uang kertas ini masih tetap digunakan untuk menjamin keamanannya,” tegas Lambert dan melanjutkan, “Desain baru ini menggabungkan fitur-fitur yang memudahkan kita untuk membuktikan keasliannya, tetapi mempersulit pemalsuannya”. (dny,ndw,sd/l6)

Kategori: MANCANEGARA
Topik populer pada artikel ini:

Berikan Komentar

Kirim Komentar

Berita Terkini

Bookmark dan Bagikan

Lingga Pos © 2018. Hak Cipta dilindungi undang-undang. Powered by Web Design Batam.