DITEMUKAN SUMBER AIR TAWAR di BAWAH LAUT

Adelaide (LINGGA POS) – Krisis air bersih mengancam warga dunia. Disebabkan penggunaan air yang sudah melebihi batas wajar dan iklim Bumi yang makin kering di beberapa wilayah. Ini diperparah lagi dengan pasokan air yang makin berkurang karena penggundulan hutan yang banyak terjadi di muka Bumi ini. Di tengah situasi tersebut iimuan menemukan kejutan berupa cadangan besar air tawar yang bisa digunakan untuk mengatasi krisis air global, di lokasi tak terduga : di bawah laut! Studi yang dipublikasikan November tahun lalu menguak adanya cadangan air dengan kadar sanitasi (kadar garam) rendah seluas setengah juta kilometer kubik berada di bawah beting benua di dasar laut di seluruh dunia. Sejauh ini, cadangan air tersebut diketahui berada di perairan Australia, Amerika Utara, Cina dan Afrika Selatan. “Volume cadangan air tersebut ratusan kali lebih banyak dari jumlah yang kita ekstraksi dari bawah permukaan Bumi selama abad terakhir sejak 1900,” kata pemimpin penulis studi, Dr Vincent Pat dari National Centrer for Groundwater Research and Training (NCGRT) dan School of Environment, Flinders University, Australia.

LANGKA & SPESIFIK.  

Dikatakan, ilmuan sudah tahu ada cadangan air tawar di bawah permukaan laut, namun, mulanya dikira itu hanya terjadi di kondisi yang langka dan spesifik. “Air tawar di planet kita dalam kondisidiperebutkan di bawah banyak tekanan dan ketegangan. Jadi temuan cadangan signifikan di lepas pantai ini sangat menarik. Ini berarti manusia punya lebih banyak pilihan yang bisa dipertimbangkan untuk mengatasi dampak kekeringan dan kekurangan air,” kata Vincent, dikutip dari News.com.au. Dari mana asal air tawar itu? Ilmuan memperkirakan cadangan itu terbentuk selama ratusan tahun ketika rata-rata level permukaan laut jauh lebih rendah dari saat ini. Itu terjadi di seluruh dunia. Ketika level permukaan air laut naik saat es mulai mencair 20 ribu tahun lalu, area tersebut tertutup oleh lautan,” terangnya. Hebatnya, aquifer (lapisan air bawah tanah) itu terlindung dari air laut oleh lapisan tanah liat dan sedimen yang ada di atasnya. Aquifer tersebut sama dengan yang ada di bawah tanah, yang jadi sumber air minum penduduk Bumi dengan salinitasi rendah.

2 CARA MENGAKSES AIR ITU. 

Jadi bagaimana kita bisa memanfaatkan sumber air tersembunyi ini? “Ada dua cara mengaksesnya, yakni dengan membangun platform di laut mengebor bawah laut atau mengebor dari daratan di atas pulau yang dekat dengan aquifer itu,” jelas Vincent. Namun, dia mengingatkan, negara yang dekat dengan sumber air tawar yang tak terbarukan itu untuk berhati-hati dan tidak mencemari air laut dan cadangan air tawar itu. “Kita harus menggunakannya secara hati-hati sebab, sekali hilang, tak akan ada gantinya kecuali jika level air laut kembali turun, yang berarti itu baru akan terjadi setelah waktu yang lama,” dia mengingatkan. Sejatinya, kenyataan itu sebenarnya sudah diungkapkan kitab suci Al Quran pada ribuan tahun yang lalu. Firman Allah SWT, “Dan Dia-lah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi,” (QS. Al-Furqan : 53). (jk,ein,sss,l6)

Kategori: IPTEK, MANCANEGARA
Topik populer pada artikel ini: sumber air di dabok