ALM MUHAMMAD ALI : “BODYGUARD SAYA ADALAH ALLAH”

image

(LINGGA POS) – Legenda tinju dunia Muhammad Ali meninggal dunia dalam usia 74 tahun (lahir di Louisville, Kentucky, Amerika Serikat (AS), 17 Januari 1942 dan meninggal Senin, 6 Juni 2016 di Phoenix, Arizona, AS) setelah lama mengidap penyakit Parkinson. Kematian ‘the Greatest’, ‘The People Champ’ atau ‘The Lips’ julukan Muhammad Ali yang sebelumnya bernama Cassius Marcellus Clay dari seorang pemeluk Kristen yang juga dikenal sebagai petinju kontroversial, tentu saja banyak menyisakan cerita spesial khususnya berkaitan dengan keyakinan agama Islam yang dianutnya sejak 1975. Ali kemudian membuang julukan ‘I am the greatest’ dan tidak pernah lagi membanggakan diri. Dia menjadi pribadi yang merendahkan diri dengan jiwa Islami, banyak bersedekah dan memberi bantuan kepada mereka yang tak mampu. “Dialah (Allah) yang nomor 1, bukan Muhammad Ali,” akunya.
Belum lama ini muncul video tentangnya saat diwawancarai salah satu stasiun TV terkait pengawal pribadi (Bodyguard) yang dimilikinya. Ali menjawab dengan santai, sambil pura-pura berhitung seolah memiliki jumlah pengawal. Ali memejamkan matanya dan menghitung dengan jarinya. “Satu, dua, tiga, empat …….. tidak ada,” jawabnya disambut tawa pemirsa. Lalu kemudian Ali mengatakan jika dirinya memang memiliki ‘pengawal’ yang paling hebat. Punya kekuatan luar biasa dan mampu melindungi dirinya dan juga — semua manusia — yaitu, Allah Subhanahu Wata’ala. Wawancara yang beredar di Youtube, Ahad (5/6)dimana saat itu Ali mengenakan jas abu-abu dan ditanya presenter acara talkshow, “Apakah Anda memiliki bodyguard?” Ali menjawab dengan penuh keyakinan, “Saya punya satu bodyguard. Dia maha melihat, maha mendengar. Dia juga maha tahu. Kalau Dia ingin sesuatu, Dia tinggal menciptakannya, langsung jadi. Pengikutnya patuh dan Dia tahu apa yang orang bicarakan. Dia tahu semua rahasia, bahkan apa yang ada di dalam benak kita. Ya, Dia adalah Tuhan, Allah. Dialah bodyguard saya, dan Dia juga bodyguard Anda,”jawab Ali.   

JUARA KELAS BERAT SEJATI.
Ali, masih bernama Cassius Marcellus Clay saat meraih juara tinju kelas berat ringan di Olimpiade Roma tahun 1960. Pada 1964, ia merebut juara dunia kelas berat dari petinju yang sebelumnya tak terkalahkan, Sony Liston di Miami, Florida, AS. Muhammad Ali yang lebih dikenal dengan julukan ‘Menyengat Bagai Lebah, Menari Bak Kupu-kupu’ menjadi juara kelas berat tiga kali yang pertama di dunia (1964, 1974 dan 1978) dan berhasil mempertahankan gelar selama 19 kali.
Karier tinjunya sempat terhenti (diskors oleh Komisi Tinju) karena menolak program wajib militer pemerintah AS dalam perang Vietnam dan Ali masuk penjara. Pada 8 Maret 1971 ayah dari Laila Ali yang juga petinju wanita kelas berat dunia, kembali naik ring namun kalah angka dari Joe Frazier di New York dan harus menyerahkan gelar juara yang disandangnya. Namun, pada 30 Oktober 1974 Ali merebut gelar itu kembali dari George Foreman di Kinsasha, Zaire (KO di ronde 8) dan meraih gelar juara kelas berat WBC dan WBA. 1 Oktober 1975 tanding ulang melawan Joe Frazier di Manila dan menang TKO ronde 14, yang disebut sebagai ‘Pertandingan Tinju Terbaik Abad Ini’. Pada 15 September 1978 mengalahkan Leon Spinks di New Orleans (menang angka) dan mengukuhkan diri sebagai petinju pertama di dunia yang merebut gelar juara kelas berat sebanyak tiga kali.  Dan pada 6 September 1979 menyatakan mengundurkan diri dari dunia tinju (gelar dinyatakan kosong).     Namun, pada 2 Oktober 1980 Ali kembali ke ring tinju menantang bekas kawan latih tandingnya, Larry Holmes (yang telah menjadi juara dunia kelas berat. Ali kalah di ronde 11. Saat itu diagnosa dia telah mengidap penyakit Parkinson. Muhammad Ali juga pernah bertanding di Indonesia pada 20 Oktober 1973 (sebelum merebut gelar dari George Foreman) di Istora Senayan, Jakarta dan disaksikan oleh 35 ribu penonton — bahkan sidang kabinet — saat itu juga ditunda. Ali mengalahkan lawannya Rudie Lubber (Belanda) dengan angka dalam pertandingan tidak memperebutkan gelar. Selamat jalan Muhammad Ali. Memang, kau adalah yang terbesar di dalam kebesaranNYA. Amin. (aqsa rahardian/dan sumber lainnya)

Kategori: LINGGA Tags: , , , ,
Topik populer pada artikel ini: alm dialh, Alm muhamad ali