ANGGARAN PENDIDIKAN & KESEHATAN 2017 RP520 TRILIUN

Jakarta, LINGGA POS – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp416,1 triliun sementara anggaran kesehatan menyentuh angka Rp104 triliun di APBN 2017. Angka tersebut sesuai dengan amanat Undang-Undang Pendidikan dan Kesehatan yang masing-masing sebesar 20 persen dan 5 persen dari total APBN. “Dari APBN 2017 yang sebesar Rp2.080,5 triliun tersebut, sebesar 20 persen atau Rp416,1 triliun untuk pendidikan dan 5 persen atau Rp104 triliun untuk kesehatan,” kata Sri Mulyani saat konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (27/10). Pemerintah, lanjut mantan Managing Director World Bank ini, berkomitmen untuk dapat membantu masyarakat miskin bisa menikmati pendidikan dan kesehatan yang layak, antara lain dengan memberikan bantuan operasional sekolah (BOS) dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta sasaran pembangunan di bidang kesehatan.

SARANA PENDIDIKAN & KESEHATAN.

Lebih jauh dia merincikan untuk sasaran pembangunan di bidang pendidikan pada 2017 antara lain sertifikasi bagi 101,1 ribu guru dan 10,2 ribu dosen, pembagian Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada 19,5 juta siswa, bantuan program Bidik Misi kepada 360,5 ribu mahasiswa, bantuan BOS kepada 8,5 juta siswa serta bantuan operasional perguruan tinggi kepada 10 Perguruan Tinggi Negeri di Tanah Air.
Untuk alokasi anggaran kesehatan, meliputi antara lain imunisasi dasar lengkap untuk anak usia 0 – 11 bulan (92 persen), bantuan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada 94,4 juta jiwa, prevelansi stunting anak di bawah usia 2 tahun (26 persen), akreditasi prelensi di 700 kecamatan dan bantuan kepjda peserta KB baru kepada 6,97 juta jiwa. “Kita sadari memang, walaupun anggarannya sudah meningkat dalam 10 tahun terakhir ini, namun kualitas bangunan sekolah, ruang kelas di beberapa daerah belum dalam posisi baik, begitu pula di bidang kesehatan seperti imunisasi dasar, JKN dan sebagainya,” aku dia. (ph,fa/l6)

Kategori: NASIONAL Tags: , ,
Topik populer pada artikel ini: