“LINGGA MENANAM” JILID 2, TIAP DESA SEDIAKAN 5 HA LAHAN TANAM 

dokumentasi : koranpeduli.com

Dabo, LINGGA POS – Untuk semakin menyukseskan program debutan Awe-Nizar yang telah mencapai satu tahun memimpin Negeri Bunda Tanah Melayu utamanya dalam bidang pertanian hingga saat ini telah berjalan dengan hasil yang cukup memuaskan, meski pun belum sepenuhnya dapat dirasakan oleh masyarakat Lingga pada umumnya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga berharap ke depan, gebrakan ini dapat pula meningkatkan perekonomian masyarakat serta peningkatan masukan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Harapan itu setidaknya dapat terealisir melalui dikukuhkannya keberadaan Kelompok Tani (Poktan) yang dikoordinir oleh kaum perempuan yang tergabung dalam PKK Kabupaten Lingga oleh Bupati Lingga Alias Wello, Senin (20/2) sempena kegiatan Musrenbang Kecamatan Singkep Selatan. “Ini merupakan yang pertama dibentuk kelompok tani dari kaum perempuan atau ibu-ibu PKK Lingga. Ini memang kita apresiasikan untuk kesetaraan gender di era seperti sekarang ini dimana kaum ibu ikut berperan serta untuk menopang kebutuhan keluarga sejahtera,” kata bupatimenghimbau imbau bersamaan dengan dibentuknya Poktan PKK Lingga nantinya setiap pemerintahan desa diwajibkan menyediakan lahan tanam seluas 5 hektare (Ha). “Pada Maret 2016 lalu, kita telah melakukan gerakan yang disebut dengan “Lingga Menanam” yang pertama. Dan di tahun ini akan terus kita galak dan tingkatkan dengan “Lingga Menanam” yang kedua,” tegas Alias. Lebih lanjut dia juga menghimbau agar kepala desa bersama masyarakat tempatan menjaga lingkungan yang bersih dan asri dalam usaha keikutsertaan Lingga dalam meraih Piala Adipura tahun 2017, yang sudah masuk di sesi kedua penilaian dan Lingga masuk dalam 15 terbaik. “Lakukan penghijauan dengan menanam tanaman hias atau tanaman produktif lainnya di pekarangan rumah agar tetap bersih dan dapat dimanfaatkan secara ekonomis. Mudah-mudahan Piala Adipura dapat kita raih tahun ini,” tambah bupati. Untuk memberikan motivasi, pihaknya berjanji akan memberikan penghargaan kepada desa yang berhasil menata lingkungan dan produktifitas hasil tanam yang baik dimana prasarananya seperti bibit, pupuk dan kebutuhan lainnya disiapkan oleh Pemda. (arn,sra)

Kategori: LINGGA
Topik populer pada artikel ini: