KUNJUNGAN WISMAN KE KEPRI 2017 NAIK 3,92 PERSEN

bps wisatawan
Tanjungpinang, LINGGA POS – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri Panusunan Siregar mengatakan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) ke Kepri pada November 2017 naik 3,92 persen atau 168.113 kunjungan dibanding Oktober 2017 sebanyak 161.770 kunjungan. “Paling banyak wisman dari Singapura 81.691 orang atau 49,91 persen. Secara kumulatif mencapai 1.815.978 kunjungan atau naik 6,29 persen dari Januari hingga November 2017. Pada tahun lalu (2016) berjumlah @708.500 kunjungan,” rinci Panusunan di Tanjungpinang, Selasa (2/1).

DARI 4 PINTU MASUK.

Lebih lanjut dia memaparkan pada November 2017 jumlah kunjungan turis yang masuk ke Kepri melalui 4 pintu masuk utama yakni Batam sebanyak 120.108 kunjungan (72,3 persen), Bintan 32.119 kunjungan (17,8 persen), Tanjungpinang 10.574 kunjungan (5,6 persen) dan Karimun 6.311 kunjungan (4,1 persen).

SECARA NASIONAL TURUN 8,42 PERSEN

Sementara itu data dari BPS Pusat mencatat jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada November 2017 sebanyak 1.061.055 orang atau turun sebesar 8,42 persen dibanding bulan sebelumnya 1.158.599 orang antara lain melalui Bandara Ngurah Rai, Bali karena adanya erupsi Gunung Agung di Pulau Dewata itu yang memasuki kondisi siaga. Tercatat wisman ke Bali pada November 2017 sebanyak 358.012 orang sementara pada bulan sebelumnya berjumlah 462.263 orang. Sementara melalui Bandara Soekarno Hatta pada November 2017 sebanyak 217.201 orang sementara pada bulan sebelumnya 215.612 orang.

“Secara tahun kalender Januari – November 2017 jumlah wisman ke Indonesia 12,68 juta orang. Jumlah ini di bawah target sebesar 15 juta orang,” kata Kepala BPS Pusat Suhariyanto di Jakarta, Selasa (2/1). Lanjut dia, kunjungan wisman ini yakni dari 19 pintu utama berjumlah 10,88 juta orang dan di luar pintu utama sebanyak 1,80 juta orang. (ph/kc,dn,bp/mc)

Kategori: LINGGA Tags: , , , , , ,
Topik populer pada artikel ini:

Berikan Komentar

Kirim Komentar

Berita Terkait

Bookmark dan Bagikan

Lingga Pos © 2018. Hak Cipta dilindungi undang-undang. Powered by Web Design Batam.