X

KELANGKAAN BBM DI LINGGA TERUS BERLANJUT

Dabo, (LP) – Dari sebanyak 711 lembar rekomendasi selama ini yang dikeluarkan oleh pihak Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lingga, kepada pengecer (pemilik kios) di kawasan Kecamatan Singkep, Kecamatan Singkep Barat, dan Kecamatan Lingga, mulai awal April ini telah dipangkas menjadi sebanyak 484 lembar rekomendasi saja. “Ini salah satu solusi yang kita terapkan untuk adanya pemerataan dan penertiban bagi para pengecer dan agar dapat memenuhi permintaan konsumen di Lingga,” ujar Sekretaris Disperindag Lingga, Dadang Setia Budi, dikantornya, Kamis kemarin kepada Ketua Komisi I DPRD Lingga dan anggotanya yang sengaja menyambangi untuk klarifikasi masalah kelangkaan BBM di Lingga.

Dirincikan Dadang, dari sebanyak 484 lembar rekomendasi tersebut tersebar di kawasan Singkep 206 lembar, Singkep Barat 168 lembar dan di Daik Lingga 110 lembar. Besaran pendistribusian BBM (premium) sesuai kuota yang diterima dari Depot Pertamina Tanjunguban melalui agen SPBB Junaidi di Sungai Buluh, untuk Singkep 480 drum, Singkep Barat 500 drum dan Daik Lingga 460 drum. BBM tersebut dipasok setiap bulan.

Diakui Dadang, pihaknya sejauh ini mengalami banyak kendala dalan upaya melakukan penertiban untuk paling tidak dapat menghentikan terjadinya kelangkaan BBM di Lingga. Tambahan lagi, disinyalir adanya tindakan untuk memperkaya diri sendiri yang dilakukan pihak-pihak tertentu. Terbukti misalnya, beberapa waktu lalu pihak Polres Lingga telah berhasil mengamankansekitar 7 orang pemilik kios disekitaran kawasan Singkep yang diduga sengaja melakukan praktik penimbunan BBM di kios mereka. Sekitar 5,5 ton BBM diamankan pihak berwajib. “Kami kira memang perlu adanya kerjasama dan koordinasi antar pihak terkait, agar masalah ini dapat kita selesaikan secara tuntas dan BBM dapat stabil kembali,” kata Dadang. (arn)

Categories: LINGGA