X

SELAMATKAN TERUMBU KARANG

Jakarta, (LINGGA POS) – Pemerintah Indonesia bersama lima negara pemilik kawasan terumbu karang terluas di dunia, mencanangkan Hari Perlindungan Terumbu Karang di kawasan segi tiga karang (coral triangle). Hari perlindungan tersebut ditetapkan setiap tanggal 9 Juni (hari ini,red). Ke enam negara ingin membangun kesadaran tentang pentingnya ekosistem karang bagi ketahanan pangan dan berkelanjutan perikanan.

“Indonesia kembali mengambil inisiatif untuk menjadikan upaya pelindung kawasan coral triangle sebagai ajang keterbatasan publik dalam upaya sinergis ditingkat global,” kata Etransyah, Direktur Eksekutif WWF Indonesia, Kamis (7/6).

Coral Triangle adalah kawasan kelautao di tingkat keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia, yang sama pentingnya dengan hutan Amazon dan dataran rendah Kongo bagi kehidupan planet ini. Kawasan ini mencakup enam negara, yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Timor Leste, Papua Nugini dan Kepulauan Solomon.

Sokong Kehidupan Lebih 120 Juta Orang.
Kawasan seluas 6 juta hektare ini memiliki 500 jenis karang dan menjadi tuan rumah bagi 3.000 spesies ikan karang dan komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi, seperti tuna. Juga merupakan rumah bagi lumba-lumba, paus, hiu, pari, serta 6 dari 7 jenis penyu.. Daerah ini juga menyokong kehidupan lebih dari 120 juta orang yang tinggal di kawasan pesisirnya serta ribuan unit usaha sektor perikanan dan pariwisata serta miliaran konsumen makanan laut (seafood) di penjuru dunia.

Dirayakan Serentak.
Hari Perlindungan Terumbu Karang bakal dirayakan serentak di enam negara tahun ini. Di Indonesia, kementerian bersama WWF Indonesia, kelompok Pemuda Eka Canthi Kedonganan, dan Komunitas Turtle Guard Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Bali akan mengadakan serangkaian acara bertemakan kelautan di pantai Kedonganan, Teluk Jimbaran, Bali. “Peran aktif menjaga terumbu karang tidak hanya dilakukan pemerintah, tetapi juga kepada semua pemangku kepentingan baik swasta maupun masyarakat,” kata Direktur Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Sudirman Saad. (tc)

Categories: NASIONAL