X

INILAH HASIL KLB PSSI

sumber : bolaindo.com

Jakarta, (LINGGA POS) – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo mengatakan, penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) pada Minggu (17/3) di Hotel Borobudur, Jakarta, telah berlangsung sesuai dengan yang diharapkan baik itu dari para anggota voter maupun para delegasi FIFA dan AFC. “Alhamdulillah, kongres berlangsung dengan baik dan sukses dan Indonesia terbebas dari sanksi FIFA,” tegas Roy usai KLB di tempat yang sama. Disebutkannya, dari hasil KLB tersebut antara lain La Nyalla Mattaliti Ketua KPSI dengan Djohar Arifin Husein Ketua PSSI dan Sekjen Hadiyandra telah sepakat dan secara resmi membubarkan KPSI. “Saya menjadi saksi baru lima menit lalu, La Nyalla mengumumkan KPSI dibubarkan, dokumennya telah disepakati oleh Ketua dan Sekjen PSSI.

Ini langkah awal menuju babak baru Indonesia yang lebih baik,” tukas ahli telematika yang juga sebelumnya mantan legeslatif dari Partai Demokrat ini. Lebih jauh dia menguraikan, KLB PSSI yang juga dihadiri delegasi dari FIFA dan AFC tersebut telah sesuai dengan nota kesepahaman (MoU) antara PSSI dan KPSI dengan menghasikan empat poin agenda KLB, yaitu :

  1. Penyatuan liga
  2. Revisi statuta
  3. Pengembalian empat exco, dan
  4. Persetujuan hasil verifikasi peserta kongres.

Seperti diketahui, mantan Ketua KPSI La Nyalla Mattaliti diangkat oleh voters KLB sebagai Wakil Ketua Umum PSSI mendampingi Djohar Arifin Husein yang masih menjabat sebagai Ketua PSSI. Struktur lain yang berubah yaitu jumlah anggota Komite Eksekutif dari 11 orang menjadi 15 orang (1 ketua, 2 wakil ketua dan 12 anggota). “Pemerintah akan terus mengikuti agenda kongres dan kita tidak melakukan perubahan ataupun penambahan. Memang baru-baru ini ada agenda tambahan. Tetapi itu dilaksanakan setelah kongres,” kata Roy. Dia juga meminta kepada semua pengurus PSSI dan jajarannya untuk menjaga sepakbola Indonesia tetap bersih, khususnya dari pengaruh mafia seperti yang dituding pihak-pihak tertentu, yang diyakini Roy bahwa tudingan-tudingan bernada negatif itu berasal dari pihak-pihak yang kalah di kongres. (atp,sn)

Categories: NASIONAL OLAHRAGA