X

KEMENKES RI GELAR RISET KESEHATAN DASAR di LINGGA

Daik, (LINGGA POS) – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Lingga dalam kegiatan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) di wilayah Kabupaten Lingga. Kegiatan berkenaan riset dan pengumpulan data tentang masalah kesehatan masyarakat di daerah ini akan berlangsung sejak medio Mei hingga Juli 2013. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Lingga Ignasius Luti yang juga selaku Koordinator Riskesdas Lingga, pihaknya telah membentuk tim yang nantinya akan mendatangi rumah-rumah warga untuk dimintai keterangan tentang masalah kesehatan. “Dari program ini nanti akan diketahui pula Kabupaten Lingga masuk dalam peringkat berapa di Indonesia dalam hal indeks kesehatan dasar. Saya harap kepada warga Lingga yang didatangi tim jangan takut memberikan keterangan dan menjawab pertanyaan yang diajukan petugas,” katanya. Kata dia, beberapa waktu lalu Lingga masuk dalam peringkat 200 dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia. “Saya berharap ke depan kita akan semakin lebih baik lagi,” kata pria kelahiran Desa Penuba, Kecamatan Selayar ini.

Penanggung Jawab Riskesdas Lingga, Tri Widayat selaku Peneliti Litbang Kemenkes RI mengatakan, para petugas yang ditunjuk sebagai tim nantinya akan mengunjungi rumah penduduk untuk meminta keterangan terkait status kesehatan masyarakat, sejauh mana upaya pembangunan bidang kesehatan di Lingga khususnya telah terlaksana.Pertanyaan yang diajukan meliputi tentang status gizi, kesehatan ibu dan anak, angka morbilitas penyakit menular dan penyakit kesehatan gigi dan mulut, penyakit keturunan dan kesehatan jiwa. Juga pengambilan sampel darah dan urine terkait penyakit tidak menular lainnya termasuk juga masalah cedera, disabilitas, pengetahuan dan perilaku tentang pengguna tembakau. Selanjutnya berkenaan dengan data kebiasaan makan, aktifitas fisik, akses pelayanan kesehatan lingkungan dan sanitasi, kefarmasian, penggunaan obat-obat tradisional serta pelayanan kesehatan tradisional. Terakhir, input data mengenai karakteristik penduduk yang meliputi masalah pendidikan, pekerjaaan dan ekonomi. “Ya, semua indikator yang berhubungan dengan masalah-masalah kesehatan akan ditanya petugas yang telah kita latih,” kata Tri. Ditambahkan, responden yang didatangi tim akan dipilih secara acak dan sedikitnya di Lingga diperlukan data Riskesdas sebanyak 450 KK. “Masyarakat tidak perlu ragu dan khawatir memberikan keterangannya karena data yang diberikan akan kita rahasiakan,” katanya. (syk)

Categories: LINGGA