X

Khazanah Melayu : AHLI LINGUISTIK 7 NEGARA BAHAS BUDAYA dan BAHASA MELAYU

Padang, (LINGGA POS) – Sekitar 50 ahli linguistik dari 7 negara akan berkumpul di Universitas Bung Hatta (UBH) Padang, Sumbar, untuk membahas eksistensi budaya dan bahasa Melayu. Pembahasan tersebut dilaksanakan dalam International Symposium on Malay and Indonesian Linguistics (ISML) ke-17 di Kampus UBH Padang pada 6-10 Juni depan. Demikian dikatakan Dekan Fakultas Ilmu Budaya UBH Dra Puspawati, MS di Padang, kemarin. “Ke-50 ahli linguistik itu berasal dari 17 perguruan tinggi di 7 negara, meliputi Indonesia, Malaysia, Jerman, Amerika Serikat, Jepang, Denmark dan Australia,” sebutnya. Lanjut dia, simposium tersebut dilaksanakan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UBH dengan pusat kegiatan di Aula Balairung Caraka Gedung B Kampus UBH Ulak Karang, Padang. “Untuk menyelenggarakan simposium ini FIB-UBH bekerjasama dengan Pusat Kajian Bahasa dan Budaya Universitas Katolik Indonesia Atmajaya, Departement of Linguistics and Cognittive Science University of Delawere, dan Department Linguistics Max Planck Institute for Evolutionary Anthopology, Jerman.

Dia menjelaskan, simposium dilaksanakan dengan tujuan untuk mengumpulkan para ahli guna membahas permasalahan bahasa dan budaya serta dialek-dialek yang ada dalam rumpun Melayu/Indonesia. Para ahli akan mempresentasikan makalah hasil kajian bahasa yang bersifat mikro dan makro dalam hubungan masyarakat, pendidikan, variasi bahasa dan budaya Melayu/Indonesia. Selain itu juga, untuk membahas bahasa standar Melayu/Indonesia dan mengkaji ilmu linguistik serta ilmu yang berhubungan dengan budaya dan bahasa secara umum. Ketua Pelaksana Simposium, Dr Elfiondri, M.Hum menjelaskan, agenda yang dibahas dalam kegiatan ini meliputi masalah phonology, phonology dialec, historical comperative, morphology, morphology morphosyntax, semantics, dan semantics lexical catagories. Dan pembahasan terkait dengan syntax grammatical, relations, syntax nominalisations dan siciolinguistics, anthoropologycal, contact, language change, acquisition, endargement and documentation dan syntaxis. (jy,k)