X

Syiar Islam : PRODUSER FILM ‘FITNA’ MENYATAKAN KEISLAMANNYA

(LINGGA POS) – Film berjudul ‘Fitna’ (Fitnah) atau hasutan, yang diproduseri Arnoud Van Doorn, yang juga anggota Partai Kebebasan pimpinan politisi rasis Belanda, yang sangat memusuhi agama Islam, Geert Wilders, dan dirilis pada 2008, mengusik hati nurani umat Muslim di dunia. Film itu menggambarkan sosok Nabi Muhammad SAW dan penuh kebencian serta propaganda mendiskreditkan Nabi terakhir yang sangat dimuliakan oleh umat Muslim dan agama Islam umumnya. Kini, Arnoud Van Doorn, menyadari kesalahan yang terbesar yang pernah ia lakukan dalam hidupnya. Film itu, jelas sekali tidak ada hubungan dengan agama Illahi yang mulia, yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.

Arnoud, memeluk Islam pada 2012 setelah bertahun-tahun berpropaganda melawan ajaran Islam. Ia menyesalkan dirinya telah mengambil bagian dalam produksi film yang menyesatkan itu. Bersama umat Muslim lainnya di seluruh dunia, dia berada di kota suci Mekah, menghadap Kabah untuk menebus dosa-dosanya dan menjalankan rukun Islam kelima, ibadah haji. “Saya mendapati diriku diantara hati-hati yang beriman. Saya berharap agar air mata penyesalan saya akan dapat mencuci segala dosa saya setelah pertobatan saya,”ujarnya. Dan dia berkomitmen ke depan akan memproduksi film baru yang akan menunjukkan ‘esensi sejati’ dari Islam dan kepribadian yang sebenarnya dari Nabi Muhammad SAW.Kata dia, sejak kedatangannya di tanah suci bersama jutaan Muslim dari seluruh penjuru dunia untuk menjalankan ibadah haji, ia telah menjalani hari-hari terbaik dalam kehidupannya. Ia berharap bisa menghabiskan lebih banyak waktu di Madinah dan bertekad untuk kembali ke kota itu usai ibadah hajinya nanti. “Saya merasa malu berdiri di depan makam Nabi Muhammad SAW. Saya memohon Allah SWT akan mengampuni saya dan menerima tobat saya,” katanya. Ia mengaku telah membaca dan mengetahui banyak tentang Islam dan menyatakan banyak sekali kesalahan yang telah ia perbuat sebelumnya.

HIDAYAH.  Arnoud Van Doorn mengikrarkan keislamannya dan bersyahadat pada 2013. Ia mengumumkan keputusan memeluk Islam di profil Twitternya serta memposting tweet kalimat Syahadat dalam bahasa Arab. Awalnya, banyak yang menyangka ia sengaja membuat lelucon. Namun, Arnoud, yang saat ini menjadi penasehat Pemerintah Kota Den Haag, Belanda, kemudian secara pribadi mengkonfirmasi pilihannya menjadi Muslim dalam surat resminya yang ditujukan kepada Walikota setempat. “Saya bisa memahami orang-orang yang skeptis dengan pilihanku, namun ini adalah keputusan besar yang sama sekali tak bisa saya anggap enteng,” imbuhnya.    Dia mengakui, sebenarnya teman-temannya dalam partainya sudah lama mengetahui secara aktif meneliti Al Quran, Hadis dan Sunnah serta tulisan-tulisan tentang Islam lainnya. “Sudah hampir setahun terakhir. Saya juga sering berdiskusi dengan umat Muslim tentang agama mereka. Dan kerap mendengar begitu banyak cerita-cerita negatif tentang Islam yang tidak berdasar. Tapi saya bukan orang yang mengikuti pendapat orang lain tanpa melakukan kajian sendiri,” ungkap Arnoud.

Kini, Arnoud Van Doorn (46) telah keluar dari partainya dan akan maju ke pemilihan anggota Dewan Kota Den Haag dari jalur independen. “Memang berbagai reaksi saya terima, ada yang menganggap saya penghianat, yang lain menganggapku telah membuat keputusan terbaik. Namun pada umumnya banyak reaksi positif yang saya terima, termasuk dukungan di Twitter,” tambahnya. Arnoud memahami, pandangan negatif Barat terhadap agama Islam lebih pada prasangka dan ketidaktahuan mereka semata.    Benarlah, cara Allah SWT memberikan hidayahNya cukup unik. Sebelum Arnoud mengenal Islam, dan ia dengan sekuat tenaga berusaha mencari kelemahan agama yang dibawa oleh Nabi terakhir umat Islam itu, Muhammad SAW. Dan, ia tidak menemukan sedikitpun bukti atas tuduhan dan fitnah hingga film Fitna itu dirilis. Semua itu justru semakin memantapkan keimanannya kepada kenabian Muhammad SAW, dan kitab suci Al Quran yang dibawanya serta Hadis atas perilaku kehidupannya bagi umat manapun di seluruh dunia. (jk,dtc,lp6,jb)