X

RIBUAN PESERTA JKL LINGGA TERANCAM TAK TERDAFTAR BPJS KESEHATAN

Dabo (LINGGA POS) – Diperkirakan ribuan warga masyarakat di Kabupaten Lingga yang menjadi peserta program Jaminan Kesehatan Lingga (JKL) terancam tak terdaftar dalam kepesertaanya di program Badan Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan, jika program nasional ini akan mulai diberlakukan pada Januari 2014. Diketahui, melalui pengajuan di anggaran RAPBD Lingga tahun 2014, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga sudah mengajukan dana sebesar Rp8 miliar. Hanya saja, dana sebesar itu, dinilai hanya mampu mengakomodir sekitar 34.667 orang saja, dibanding kepesertaan masyarakat Lingga di program JKL Lingga besutan Pemkab Lingga sendiri yang telah menyentuh angka 45 ribuan orang peserta. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi III DPRD Lingga, Rudi. “Ada ribuan peserta JKL yang tidak terakomodir dalam program BPJS nanti. Idealnya Pemkab Lingga dapat menambahkan anggaran untuk program itu,” kata Rudi dikutip dari Tanjungpinang Pos, Senin (11/11). Kata dia, untuk program peningkatan kesejahteraan sosial kesehatan, Pemkab Lingga hanya memfloating anggaran sebesar Rp11 miliar dengan ditambah oleh Pemprov Kepri sekitar Rp22 miliar. “Kalau Pemkab Lingga menyediakan anggaran sekitar Rp50miliar untuk program pengentasan kemiskinan, maka Pemprov Kepri akan memambah anggarannya sebesar Rp50 miliar,” tambahnya, dengan demikian dana sebesar itu akan banyak yang dapat dilakukan guna lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Senada dikatakan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dabo, di Dabo Singkep, Yan Cahyadi Anas terkait penerapan program BPJS mulai Januari tahun depan. Banyak warga masyarakat yang tidak terlayani saat program itu diberlakukan. “Ujung-ujungnya kami (RSUD) yang disalahkan. Kami khawatir masyarakat salah faham karena pada prakteknya RSUD hanya dapat melayani kepada masyarakat yang memang sudah terdaftar di program BPJS,” imbuhnya. (arn,tp)

Categories: LINGGA