X

PEMPROV KEPRI BERENCANA BANGUN GEDUNG BALAI ADAT di LINGGA

Daik (LINGGA POS) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri berencana akan membangun Gedung Balai Adat Melayu di ibukota Kabupaten Lingga di Daik, Lingga. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan Pemprov Kepri, Arifin Nasir saat gelar acara pembukaan Rampai Seni Budaya Melayu (RSBM) yang berlangsung di Lapangan Hang Tuah, Daik Lingga, kemarin. Menurut dia, pembangunan Gedung Balai Adat itu patut digesa karena Kabupaten Lingga yang berjuluk Negeri Bunda Tanah Melayu sangat layak memiliki Balai Adat sebagai wadah pengembangan dan pelestarian kebudayaan Melayu. Di sisi lain, Lingga telah banyak meraih berbagai penghargaan dan prestasi kebudayaan di tingkat provinsi maupun nasional. “Saya atas nama pemerintah Provinsi Kepri memberikan apresiasi yang tinggi dan penghargaan atas pencapaian Pemkab Lingga,” kata Nasir.    Untuk itu dia meminta agar Pemkab Lingga melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lingga dapat segera menyiapkan Detailed Engeneering Design (DED) Gedung Balai Adat tersebut yang akan disampaikan pada pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2014 dengan DPRD Provinsi Kepri. Kehadiran Balai Adat di Daik Lingga ini akan melengkapi keberadaan Museum Linggam Cahaya di Daik, yang saat ini pengerjaan pembangunannya sudah mencapai 80 persen.

Lebih jauh Nasir mengatakan, pengembangan dan pelestarian budaya dalam hal ini termasuk adat dan istiadat Melayu adalah bertujuan untuk membangun peradaban dan jati diri serta marwah Melayu sebagaimana di ucapkan pahlawan Melayu, Laksamana Hang Tuah, ‘Tak Melayu Hilang di Bumi’. Dan ditengah gempuran pengaruh budaya asing yang dewasa ini semakin tak terbendung karena pengaruh globalisasi dunia yang serba instan, maka pertahanan budaya menjadi satu-satunya sarana untuk membentengi generasi muda Melayu. “Ini tentu menjadi tugas kita bersama agar adat istiadat Melayu tidak menjadi luntur. Dengan visi dan misi yang diusung Pemkab Lingga sejauh ini saya nilai cukup berhasil dalam mengembangkan dan melestarikan budaya Melayu,” kata Nasir. Dengan kehadiran dan tumbung kembangnya berbagai sanggar seni yang cukup signifikan di Lingga telah memberikan andil dan memotivasi para seniman untuk semakin giat berkarya sesuai bidang seni yang ditampilkan. Dalam hal ini Pemkab Lingga telah berhasil dalam ikut memberikan berbagai fasilitas dan kemudahan utamanya dalam memberikan pembinaan kepada para seniman dan seniwati tempatan. Sinergitas ini tentu berdampak luas bagi pengembangan dan pelestarian budaya Melayu itu sebagai prasasti yang tak tergoyahkan. (arn,syk)

Categories: KEPRI