X

PESERTA BPJS KESEHATAN CAPAI 116 JUTA

Jakarta (LINGGA POS) – Sejak resmi beroperasi pada 1 Januari lalu, setidaknya 115.777.640 warga telah menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Sebagian dari peserta adalah mereka yang melakukan pendaftaran secara mandiri sebagai peserta BPJS Kesehatan. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fahmi Idris menguraikan para peserta BPJS Kesehatan yang terdaftar adalah peserta asuransi kesehatan (ASKES) Sosial, yaitu PNS-Pensiunan TNI-Polri-Perintis Kemerdekaan, Veteran dan pejabat negara sebanyak 16.050.000 orang. Peserta Jaminan Kesehatan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) yang menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) 86.400.000 orang, TNI 859.216 orang, Polri 743,454 orang, JPK Jamsostek 8.197.768 orang, Kartu Jaminan Sosial (KJS) 2.106.400 orang, JKRA 1.260.857 orang, Data Pegawai BPJS Kesehatan 11.025 orang dan Pekerja Bukan Penerima Upah 148.920 orang.

PESERTA MANDIRI BPJS KESEHATAN. 

“Untuk pendaftaran peserta mandiri sejak 1-15 Januari terus meningkat dari 535 orang menjadi 162.201 orang,” kata Fahmi, dikutip dari situs Setkab, Jumat (17/1). Menurut dia, pendaftaran kepesertaan di kantor Cabang BPJS Kesehatan (semula kantor PT ASKES) terdapat antrean panjang. Karena itu, disarankan calon peserta mandiri agar melakukan pendaftaran melalui website : www.bpjs-kesehatan.go.id. Namun, bagi pemegang kartu ASKES, kartu JAMKESMAS dan kartu JPK Jamsostektetap mendapatkan pelayanan JKN dengan menggunakan kartunya masing-masing tanpa harus menggantikan terlebih dahulu dengan kartu BPJS Kesehatan. Sementara peserta ASKES Sosial, bisa menggunakan kartu lama. Kartu baru hanya diberikan kepada peserta baru. “Peserta Jamkesmas menggunakan kartu Jamkesmas lama tahun 2013 dan kartu baru untuk peserta pengganti kuota PBI; TNI/Polri menggunakan kartu baru bila kartu belum diterima dapat menggunakan KTA; eks Jamsostek menggunakan kartu baru, bila kartu belum diterima dapat menggunakan kartu JPK Jamsostek; dan PJKMU/Jamkesda harus menggunakan kartu baru,” jelas Fahmi.

KEKURANGAN 6.947 TENAGA DOKTER. 

Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kemenkes RI, Akmal Taher mengatakan, guna melayani peserta JKN yang dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan itu telah terdapat 8.699 Pusat Kesejahteraan Masyarakat (Puskesmas) dengan sebagian besar memiliki antara 1-3 tenaga dokter, dengan 877 Puskesmas yang tidak memiliki tenaga dokter dan 257 Puskesmas yang memiliki tenaga dokter lebih dari 5 orang. Menurut dia, sebenarnya jumlah Puskesmas yang telah dikontrak mencapai 9.217 buah, namun yang telah selesai divalidasi baru 8.699 Puskesmas. Dari jumlah itu, jumlah dokter tersedia 16.756 orang. “Dengan rasio 1 dokter melayani 5.000 peserta JKN, maka masih terdapat kekurangan sebanyak 6.947 dokter,” kata Akmal.

MANFAAT BPJS KESEHATAN.

Lebih lanjut dia menjelaskan, adapun pelayanan kesehatan yang diberikan di Puskesmas bagi peserta BPJS Kesehatan, manfaatnya mencakup kasus medis yang dapat diselesaikan secara tuntas, kasus medis yang membutuhkan penanganan awal sebelum dilakukan rujukan, kasus medis rujuk balik, pemeriksaan, pengobatan dan tindakan pelayanan kesehatan gigi tingkat pertama, pemeriksaan ibu hamil, nifas, ibu menyusui, bayi dan balita oleh bidan atau dokter dan rehabilitasi medik dasar. (gra,sn)

Categories: NASIONAL