X

Syiar Islam : KISAH MENGAGUMKAN DOKTER TERMUDA di DUNIA ASAL PALESTINA

(LINGGA POS) – Tidak ada yang menduga gelar dokter spesialis termuda di dunia disematkan oleh Guinness World of Records kepada seorang perempuan asal Palestina, bernama Eqbal As’ad. Bila pada umumnya gelar dokter muda diraii di usia menjelang 30 tahun, maka Eqbal membuat gebrakan. Dilansir laman World Bulletin pekan lalu, Eqbal lulus sebagai dokter dalam usia … 20 tahun. Dia mengambil spesialisasi dokter anak.     Tak cukup sampai di situ. Pendidikan kedokteran ditempuhnya di universitas bergengsi di Qatar, Weill Cornel Medical College (WCMC-Q) melalui program beasiswa. Dalam sebuah wawancara, Eqbal mengatakan sudah terbiasa menjadi yang termuda di sekolah. Bahkan, dia lulus SMA di usia 12 tahun. Menteri Pendidikan saat itu, Khaled Abany, kemudian menganugerahinya gelar sebagai siswa termuda yang pernah menyelesaikan SMA dalam usia itu.
“Saat itu saya mengatakan tentang mimpiku menjadi dokter kepada beliau. Dan dia berjanji mencarikan bea siswa. Keesokan harinya dia menghubungi Sheikha Mozak, Ketua Yayasan Qatar untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Pembangunan Masyarakat,” ujar Eqbal dan dia mendapat beasiswa pendidikan di WCMC-Q.     Ditanya alasan memilih karir sebagai dokter. Dia mengatakan terenyuh melihat penderitaan warga Palestina yang hidup di kamp-kamp pengungsi di Lebanon. “Keluarga dan saya berkunjung ke kamp. Kami menyaksikan betapa buruknya kondisinya. Banyak orang tua dan anak-anak yang menderita, namun tak bisa berbuat apa pun karena tak punya uang,” kisah Eqbal. Dia merasa memiliki tanggung jawab untuk belajar ilmu kedokteran dan dapat membantu warga Palestina di sana.    Menjejakkan kaki pertama di Qatar dia mengaku banyak mendapat tekanan sebab dia tidak inging mengecewakan pihak yang telah memberinya beasiswa. “Sehingga saya ingin membuktikan terhadap diri saya sendiri. Saya tak akan mengecewakan kepercayaan yang telah diberikan,” tambahanya. Dan, syukur ia lulus dengan gelar terhormat.
Dia mengaku, ayahnya adalah sosok yang paling berperan dalam kesuksesan yang diraihnya. Kendati anak termuda dan perempuan namun ayahnya selalu mengedepankan pendidikan. “Ayah selalu mengatakan walau pun anal laki-laki pada akhirnya bekerja, tetapi senjata anak perempuan di masa depan adalah pendidikan. Kami tumbuh dengan prinsip tersebut,” akunya. Pasca lulus darh WCMC-Q, Eqbal akan melanjutkan pendidikan sebagai dokter anak di RS Anak Cleveland, Ohio. Dia berjanji akan segera kembali ke Qatar dan Lebanon. “Saya harus kembali ke Qatar karena mereka telah membiayaiku selam enam tahun terakhir. Saya juga ingin kembali ke Lebanon untuk membantu warga Palestina yang menginspirasi saya menjadi dokter,” ujarnya. (dedy priatmojo, santi dewi/vn)

Categories: SYIAR ISLAM