X

SANI : “SAYA SIAP MAJU DI PILGUB KEPRI 2015”

Dabo (LINGGA POS) – Agaknya kedatangan Gubernur Kepri HM Sani di Kabupaten Lingga tengah bulan November 2014 atau tepatnya dari hasil silaturahmi dengan warga Lingga di Gedung Daerah, Dabo Singkep, Minggu (15/11) menambah amunisi tekadnya untuk maju kembali dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Provinsi Kepri 2015. Ia mengatakan secara gamblang akan ikut bertarung dan berharap masyarakat kembali memberikan kepercayaan kepadanya memimpin Kepri untuk periode ke-2. Alasannya, karena masih banyak pekerjaan (program, red) yang belum dapat diselesaikan dan perlu dilanjutkan kembali. “Saya mohon doa restu masyarakat Lingga. Masih banyak pekerjaan yang belum selesai sehingga masih perlu waktu lagi,” ujar Sani. Lagi pula lanjut dia, alasan utama dia maju di Pilgub Kepri 2015 adalah karena permintaan masyarakat. “Mereka sangat memahami saya  dan saya sangat terharu. Ini tentu satu fakta moral untuk mempersiapkan diri sambil menunggu keputusan Pilkada seperti apa.   Dari catatan LINGGA POS, ada banyak peminat yang ingin tampil untuk dipilih sebagai gubernur periode 2015-2020. Kebanyakan tentu saja orang-orang ‘senior’ yang saat ini jadi pemimpin daerah di wilayah Kepri (7 kabupaten/kota). Sebut saja, HM Soerya Respationo saat ini Wakil Gubernur Kepri (yang bersama HM Sani biasa disebut ‘Duo HMS’), lalu Ansar Ahmad, saat ini Bupati Bintan, Ahmad Dahlan, saat ini Walikota Batam dan wakilnya Rudi, SE yang juga ikut dalam Pilgub Kepri 2015, Ismeth Abdullah yang mantan Gubernur Kepri, dan masih ada nama Huzrin Hood, mantan Bupati Kepri.   
Langkah Sani untuk maju lagi jadi gubernur bukan tanpa aral, pasalnya dari nama-nama calon yang disebutkan itu, Sani saja yang tak punya partai. Soerya sendiri adalah petinggi PDIP Kepri yang saat ini memiliki 9 kursi di DPRD Kepri, Ansar Ahmad dari Partai Golkar punya 8 kursi, Ahmad Dahlan, Partai Demokrat 7 kursi, Rudi, SE  dari PKS dengan 4 kursi. Walhasil untuk dapat ‘ikut serta’, Sani harus bersiturahmi segera dengan partai lainnya di DPRD Kepri seperti Hanura 5 kursi, PKB 3 kursi, PAN 2 kursi dan NASDEM 2 kursi agar dapat mengumpulkan sedikitnya 15 persen suara. Masalahnya, sampai berita ini diturunkan belum ketahuan secara pasti apakah sistem Pilkada dengan pemilihan langsung atawa dengan pemilihan tak langsung pada Pilgub Kepri 2015. (arn,ph)

Categories: KEPRI