MUSEUM LINGGAM CAHAYA DAIK LINGGA, KINI PUNYA COGAN

dok: batamnews.co.id

Daik, LINGGA POS – Meski saat ini belum dipajang, Museum Linggam Cahaya, Daik Lingga menambah koleksi benda sejarahnya berupa duplikat Cogan. “Duplikat Cogan ini dibuat melalui mediasi dan kerjasama Dinas Kebudayaan Lingga dengan pihak Museum Nasional, Jakarta. Saat ini duplikat Cogan, yang aslinya berada di Museum Nasional, memang belum kita pajang dan masih dalam penyimpanan,”kata Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Lingga M. Ishak, di Daik, Senin kemarin. SIMBOL LEGITIMASI. Cogan, yang disebut juga Sirih Besar, menurut Ishak yang juga Ketua LAM Lingga sejak 2016 ini adalah merupakan simbol legitimasi adat dan penanda bagi sultan yang memerintah di Lingga. Benda sejarah ini sempat dipegang oleh Engku Putri Raja Hamidah yang tak lain adalah permaisuri Sultan Mahmud Riayat Syah III (SMRS) yang mendapat gelar Pahlawan Nasional dari pemerintah RI. “Cogan ini juga merupakan bagian dari regalia dan menjadi kelengkapan penting dalam acara ‘Berarak’ dalam prosesi penabalan sultan Lingga,” paparnya. “Dengan hadirnya koleksi Cogan, yang meski pun hanya berupa duplikatnya, masyarakat Lingga khususnya  dan para pengunjung Museum Lingga Cahaya dapat melihat langsung seperth apa bentuk Cogan tersebut,” tambah pria yang bergelar Datok Sri dari LAM (Lembaga Adat Melayu) Lingga ini. (syk)

Kategori: LINGGA
Topik populer pada artikel ini:

Berikan Komentar

Kirim Komentar

Bookmark dan Bagikan

Lingga Pos © 2018. Hak Cipta dilindungi undang-undang. Powered by Web Design Batam.