X

PENDUDUK MISKIN DI KEPRI TERTINGGI DI LINGGA (16,56 PERSEN)

Dabo, LP(21/5) – Kepala Biro Perekonomian Pemprov Kepri, Edi Refiano mengatakan, berdasarkan perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri usai rapat koordinasi Masalah Pengentasan Kemiskinan di Graha Kepri, Batam, Jumat (2O/5) yang dipimpin Wagub Kepri Soerya Respationo bersama Pemkab/Pemko se Kepri. Saat ini di seluruh Kepri terdapat sebanyak 129.67O orang (penduduk) miskin. Dijelaskan, mereka yang masuk dalam kategori miskin adalah secara makro pengeluaran untuk penghidupan sehari-hari adalah sebesar Rp 332.6O2,- per orang per bulan. Diketahui kondisi kemiskinan yang secara fluktuatif terjadi belum menampakkan hasil yang signifikan, meskipun baik Pemprov, Pemko dan Pemkab sudah cukup proaktif dalam program pengentasan kemiskinan.

Dapat dilihat, pada 2OO8 penduduk miskin di Kepri sebanyak 131.8OO jiwa, turun menjadi 121.6O9 jiwa pada 2OO9 tetapi naik menjadi 129.67O jiwa pada 2O1O meskipun secara makro tingkat pendapatan terus meningkat menjadi Rp 332.6O2,- dibanding sebesar Rp 263.232,- per orang per bulan pada 2OO8. “Target kita dalam waktu lima tahun ini bisa menurunkan angka kemiskinan mikrn sebesar 1O persen sesuai dengan empatbelas kriteria penduduk miskin dari BPS,” ujar Edi. Untuk itu Pemprov Kepri telah menyiapkan dana sebesar Rp 154.257.815.38O di APBD 2O11 untuk pelaksanaan program di seluruh Kabupaten/kota.

Secara presentase, penduduk miskin di Kepri tertinggi di Kabupaten Lingga yakni sebesar 16,56 % dari jumlah penduduk 86.239 jiwa (sensus 2O1O), kedua Tanjungpinang 12.42 % dari 212.812 jiwa, ketiga Bintan 7,O1 % dari 142.382 jiwa disusul Batam 6,76 % dari 949.775 jiwa, Karimun 6,48 % dari 187.687 jiwa, Natuna 4,35 % dari 69.319 jiwa sementara Anambas belum terdata dari sebanyak 37.493 jiwa. Untuk anggaran pengentasan kemiskinan tahun 2O11 alokasi dana melalui APBD Kepri sebesar Rp 231,621 miliar dengan jumlah sebesar Rp 77,364 miliar dari total anggaran untuk setiap Kabupaten/kota. (rasn).

Categories: LINGGA