X

PORPROV IV KEPRI 2018 DIBUKA

Tanjungpinang, LINGGA POS – Ditengah keterbatasan dana, penyelenggaran Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IV Kepri tahun 2018 yang diikuti oleh sekitar 2.800 atlet dari kabupaten/kota se-Kepri berlangsung dengan meriah ditandai denpan Kirab Api Obor dimulai di Lapangan Terminal Sungai Carang, Bintan Center, Ahad (25/11). Kegiatan ini digelar 25 November – 1 Desember 2018. Dalam prosesi pembukaannya api obor dimulai dengan adat Melayu oleh LAM Tanjungpinang berlanjut kepada Ketua Umum KONI Kepri Johannes Kennedy yang diserahkan kepada Sekdako Tanjungpinang Riono yang kemudian diarak oleh atlet senior tuan rumah bersama barisan kirab seperti kendaraan rider dan mobil yang membawa maskot Porprov IV, Paskibra, anggota Ikatan Motor Tanjungpinang, dan kendaraan-kendaraan lainnya dengan rute keliling Kota Tanjungpinang melewati 4 kecamatan – Gedung Gonggong – Lapangan Dewa Ruci (pusat acara kegiatan pembukaan). “Meski pun dengan minimnya anggaran yang dianggarkan pada pelaksanaan Porprov kali ini namun kegiatan ini tetap berjalan meriah,” kata Ketua Harian KONI Kepri Nur Syafriadi. “Saya bersyukur  dengan digelarnya Porprov Kepri IV tahun ini ditengah minimnya anggaran namun pelaksanaannya tetap kita laksanakan,” kata Gubernur Kepri Nurdin Basirun. Sembari menambahkan keyakinannya meski dengan anggaran yang terbatas pihaknya akan terus meningkatkan pembangunan khususnya dibidang olah raga. “Dan untuk para atlet yang bertanding, teruslah semangat dan berjuang agar mampu mengharumkan nama daerahnya masing-masing,” tambah Nurdin. 25 CABANG OLAH RAGA. Pada Porprov IV Kepri tahun ini dipertandingkan 25 cabang olahraga yang diikuti atlet dari kabupaten/kota se-Kepri. Tercatat misalnya Batam menyertakan (atlet dan offesial) 515 kontingen, Anambas 170 kontingen, Tanjungpinang 437 kontingen Karimun 430 kontingen, Natuna 163 kontingen dan juga atlet dari Bintan serta Lingga. Para jawara dalam event empat tahunan ini nantinya akan mewakili Provinsi Kepri pada Polwil di Provinsi Bangka-Belitung (Babel) dan Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2020 di Provinsi Papua. (ph)