X

PENGGALI TIMAH TEMUKAN KERAMIK KUNO DI KAMPUNG MENTOK, SINGKEP

Dabo, LP(11/7) – Setelah sekitar sepuluh hari membuka usaha penggalian atau penambangan timah di bekas kolong timah ex PT Tambang Timah (Persero) Singkep, di Laut Jauh, Kampung Mentok kawasan Desa Batu Berdaun, Zainal Achmad, warga desa Batu Berdaun yang selaku Ketua BPD Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep bersama kawan-kawannya menemukan puluhan pecahan keramik yang diperkirakan peninggalan Cina zaman dahulu (kuno). Ditemukan juga antara lain benda sejenis koin (uang recehan) dan juga berbagai jenis benda kuno lainnya semacam penggali atau cangkul.
Berbagai pecahan keramik tersebut dengan berbagai warna dengan motif Cina dan sangat indah dengan desain yang spesifik. “Ada berbagai jenis keramiknya, termasuk benda sejenis kendi air atau berbentuk guci. Pada koin yang saya temukan ada tertulis angka tahun 1768,” terang Zainal kepada wartawan yang melihat barang langka tersebut. Zainal sendiri tidak tahu secara pasti dari mana sebenarnya benda-benda itu berasal dan banyak ditemukan di lokasi penggalian timah yang mereka kerjakan sekitar dua minggu terakhir ini.
Hanya saja menurut Kades Batu Berdaun, Sukarmadi, lokasi di mana pecahan-pecahan keramik kuno itu ditemukan adalah bekas kolong timah ex PT Timah, persisnya berada di daerah RT 3 RW 5 Dusun II Kampung Mentok.”Dulunya daerah ini merupakan kampung tua, sementara bekas-bekas berdirinya rumah di sini memang sudah tidak ada lagi bekasnya. Kampung Tua ini dahulunya dinamakan Laut Jauh dan sekarang kita kenal bernama Kampung Mentok,” kisah Sukarmadi.
Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lingga, Junaidi yang langsung datang ke lokasi penemuan, Minggu (10/7), juga membenarkan kalau penemuan tersebut dan menduga benda-benda kuno tersebut adalah dari Cina, tapi belum diketahui dari dinasti yang mana. Pihaknya bermaksud akan melaporkan penemuan pecahan keramik dan benda kuno dan langka lainnya itu ke arkeolog atau ahli purbakala untuk mendapatkan kejelasan asal muasal benda tersebut, sambil menghimbau agar warga yang menemukan benda- benda kuno dan bersejarah dapat melaporkan penemuannya ke Disbudpar Lingga secara sukarela. (ph)

Categories: LINGGA