X

PT SBG AKAN BANGUN 3 KAWASAN DI LINGGA

Dabo, LP(6/12) – Direktur PT Sinar Bahagia Group (SBG) Tanjungpinag, Suryono, berencana pada 2012 akan membangun Dabo Center di eks emplasment PT Tambang Timah (Persero) Unit Penambangan Timah Singkep, Dabo. Di lokasi itu, kata Suryono, yang merupakan putra asli Kabupaten Lingga kelahiran Raya, Singkep Barat akan dibangun sebagai pusat perekonomian dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti mall dan pasar tradisional, hotel, perkantoran, sarana rekreasi dan lainnya di kawasan seluas lebih dari 5 hektar. Suryono yang biasa dipanggil sehari-hari dengan nama Pek Kuang ini memperkirakan dana yang digelontorkan untuk proyek itu ditaksir mencapai Rp20-30 miliar.

Tidak itu saja, dua daerah lainnya seperti di Kecamatan Lingga dan Kecamatan Senayang juga akan diprioritaskan untuk dibangun sebagai kawasan wisata resort terpadu, ujar pria yang baru-baru ini menerima penghargaan putra daerah berprestasi dari Walikota Tanjungpinang, Suryatati A. Manan. Diakuinya pengembangan sebuah kawasan membutuhkan waktu, tenaga dan tentu saja dana yang besar, mengingat pula daerah Lingga belum begitu menarik minat investor untuk dikembangkan dilihat dari berbagai aspek. Namun sebagai anak jati Lingga, dia merasa terpanggil untuk membuat perubahan. “Kalau tidak ada yang memulainya sekarang, kapan lagi daerah ini akan berkembang dan maju,” katanya.

“Jika didukung semua pihak, akan kita wujudkan. Ini bukan niat saja, tetapi sudah kami siapkan membangun di tiga kawasan di Lingga,”tambahnya meyakinkan. Di Pulau Senipan, Kecamatan Senayang dan di Pulau Lipan, yang persis terletak di depan Desa Penuba, Kecamatan Lingga direncanakan akan dikembangkan menjadi kawasan wisata resort dengan membangun secara alami seperti vila dengan fasilitas yang lengkap. “Sehingga pengunjung bisa menikmati keindahan alamnya baik di daratan maupun dilautnya. Prioritas, Pulau Senipan di bangun dulu dan dianggap cukup setrategis karena dari jembatan 6 Batam dapat ditempuh cuma setengah jam sementara dari Tanjungpinang berjarak satu jam saja. Kemudian Pulau Lipan di bangun dengan konsep mirip Bintan Argo di Tanjungpinang,”jelasnya. Dana untuk kedua kawasan ini ditaksir mencapai Rp20 miliar.

Dalam waktu dekat gagasan itu akan dia presentasikan kepada masyarakat. Tentu ada banyak pihak yang meragukan komitmen ini disamping ada pula yang mendukunnya. “Tetapi ini bukan hanya wacana, sebagai pengusaha saya ingiu tampil beda, tidak hanya mengambil isinya. Namun, sebagian besar hasil yang telah saya ambil akan saya kembalikan dalam sebuah bentuk investasi di bidang pembangunan,”pungkasnya.(rasn,arn,hk).

Categories: LINGGA