X

KRI KUJANG 642 SIAGA DI PULAU TERDEPAN KEPRI

Tanjungpinang,LP(29/2) – Dari tujuh kabupaten/kota se Kepri hanya dua kabupaten/kota saja yang tidak memiliki pulau terluar, atau yang lebih familiar disebut pulau terdepan, yakni kabupaten Lingga dan Kota Tanjungpinang. Adapun jumlah seluruhnya pulau terdepan yang berada di wilayah Provinsi Kepri sebanyak 19 pulau yang tersebar di Batam, Karimun, Bintan, Natuna dan Anambas. Terbanyak, di Natuna atau dengan 7 pulau terdepan.

Di Bintan ada 1 pulau yakni Pulau (P) Sentut, Karimun 2 pulau yakni P Karimun Kecil dan P Tekong Hiu, Batam 4 pulau yakni P Nipah, P Nongsa, P Pelampung dan P Berhenti, di Anambas dengan 5 pulau yakni P Damar, P Tokong Nanas, P Tokong Malang Biru, P Mangkal dan P Tokong Berlayar dan Natuna 7 pulau yakni P Sekatung, P Semiun, P Sebetul, P Senoa, P Subi Kecil, P Cepala dan P Tokong Bororimun Kecil serta P Iyu Kecil, P Sentut dan P Tokong Malang Biru.

Dari kesembilan belas pulau tersebut, menurut Komandan Korem 033/WP Kolonel Czi Adi Sudaryanto, baru dua pulau saja yang berpenghuni seperti P Nipah di Batam dan P Sekatung di Natuna. Kata dia, hingga saat ini pulau-pulau terdepan tersebut senantiasa mendapat pengamanan yang maksimal dari TNI. Diantaranya dengan menempatkan para pasukan di pulau-pulau tersebut, utamanya di pulau yang berpenghuni. “Setiap hari, kita tempatkan perajurit di pulau terdepan yang telah didiami. Enam bulan sekali, kita lakukan penggantian (aplos, red) perajurit yang berasal dari satuan marinir dan Satuan 0134Tuah Sakti,” kata Adi, kemarin (26/2).

Ditambahkannya, pengamanan lain yang dilakukan Korem antara lain adalah meningkatkan sarana dan prasarana persenjataan. Hal ini perlu dilakukan, mengingat lokasi pulau terdepan langsung berbatasan dengan negara tetangga. “Kita perlu antisipasi dini pengamanannya. Kita tidak mau pulau-pulau ini dimanfaatkan negara lain dengan melakukan kegiatan tanpa sepengetahuan RI,” katanya. Untuk itu pihaknya, selalu berkoordinasi dengan satuan TNI lainnya. Seperti baru-baru ini, Panglima TNI bersama Menham Purnomo Yusgiantoro, telah berkenan meyerahkan bantuan kapal perang yang telah dilengkapi dengan persenjataan yang lengkap seperti senjata laras panjang 12,7 mm di bagian belakang, termasuk rudal, yang diberi nama KRI Kujang 642. Kapal perang inilah yang setiap saat mengawasi dan terus memantau pulau-pulau terdepan yang berada di wilayah Kepri. “Kita bersyukur, sejauh ini belum ada aktivitas yang mencurigakan terjadi di pulau terdepan kita,” tukasnya. (rasn,bp)

Categories: KEPRI NASIONAL