DINSOS KEPRI TAJA UPSK BAGI PENYANDANG DISABILITAS LINGGA

Dabo (LINGGA POS) – Dinas Sosial (Dinsos) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, mulai Senin (2/6) hingga seminggu ke depan menggelar kegiatan Unit Pelayanan Sosial Keliling (UPSK) kepada sekitar 100 peserta orang dengan kecacatan (disabilitas) atau cacat baik yang bersifat fisik, kognitif, mental, sensonik, emosional, dan atau kombinasi tersebut, yang berdomisili di Kabupaten Lingga. Kegiatan tersebut di pusatkan di Gedung Nasional, Dabo Singkep, Kecamatan Lingga. “Mengingat tempat rehabilitasi yang terbatas, maka kami sengaja melakukan sistem jemput bola dengan melakukan sekaligus pendataan langsung ke daerah-daerah di kabupaten dan kota se-Kepri,” ujar Kepala Dinas Sosial Pemprov Kepri, Edi Rofiano. Beberapa daerah lainnya dengan kegiatan yang sama lanjut dia, sudah dilakukan seperti di Karimun, Bintan, dan Batam. “Kepada mereka (penyandang disabilitas) sudah kita berikan pelatihan singkat sesuai keinginan dari masing-masing individu seperti menjahit, merakit perkakas elektronik, servis HP dan atau kegiatan lainnya,” tambahnya. Para penyandang disabilitas tersebut juga mendapat bimbingan dan konseling dari psikolog dan dari tim kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Lingga. “Termasuk misalnya alat bantu bagi mereka yang mengalami cacat fisik berupa alat seperti tongkat dan ataukursi roda sehingga nantinya dapat beraktivitas dengan lebih optimal.

Dari catatan LINGGA POS, sesuai amanah Undang-Undang (UU) RI Nomor 4 tahun 1997 tentang Penyandang Cacat (disabilitas) mengatakan bahwa penyandang cacat adalah setiap orang yang mempunyai kelainan fisik dan/atau mental, yang dapat menganggu atau merupakan rintangan dan hambatan baginya untuk melakukan secara selayaknya, yang terdiri dari : a. Penyandang cacat fisik; b. Cacat mental; c. Cacat fisik dan mental. Meliputi seperti tunanetra (buta), tunarungu (tuli), tunawicara (bisu), tunadaksa (cacat tubuh), tunalaras (cacat suara/nada), tunagrahita (cacat mental/daya tangkap lemah/idiot), tunaganda (lebih dari satu kecacatan/fisik dan mental). Melalui UU RI Nomor 4 tahun 1997 maka kesemuanya itu adalah bertujuan untuk menciptakan agar adanya upaya peningkatan kesejahteraan sosial bagi penyandang disabilitas sesuai landasan negara Pancasila dan UUD 1945, bahwa setiap penyang disabilitas mempunyai kesamaan kesempatan dalam segala aspek kehidupan dan penghidupan. (arn,wp)

Kategori: LINGGA Tags: , , , , , , , ,
Topik populer pada artikel ini: