MENDES MINTA KPK AWASI ALOKASI DANA DESA

IMG_7308

Jakarta, LINGGA POS – NAIK MENCAPAI RP 100 TRILIUN. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi peningkatan alokasi Dana Desa (DD) yang tahun ini mencapai Rp 100 triliun. “Bapak Presiden mengatakan Dana Desa ini kan cukup besar, dari Rp 40 triliun naik menjadi Rp 70 triliun lalu naik lagi Rp 100 triliun. Beliau menekankan pengawasannya bagaimana? Makanya selain konsolidasi internal saya juga minta masukan KPK untuk membantu teknis pengawasannya,”kata Eko saat datang di gedung KPK, Jakarta, Senin (8/8). Seperti diketahui alokasi DD untuk 74.754 desa di Indonesia tersebut dari tahun ke tahun semakin meningkat yaitu pada 2015 mencapai USD 4.11 juta, tahun ini USD 6.689 juta, 2017 sebesar USD 9.708 juta, 2018 sebesar USD 13.100 juta dan pada 2019 sebesar USD 12.522 juta. Disamping itu kata Eko, dalam mengolah DD, ‘trust’ juga penting. “Tanpa ‘trust’ akan susah. Makanya kita minta KPK bisa membantu apa-apa yang kurang di kementerian dan tadi kita mendapat banyak masukan. KPK punya banyak sukarelawan yang tersebar di berbagai daerah dan upaya ‘network’ yang cukup bijak. Kalau diizinkan kami minta bantuan juga sama ‘volunteer’ di daerah-daerah agar tahu kebutuhan di daerah apa saja sehingga aspirasi daerah terakomodasi,” kata Eko.

KPK BUAT APLIKASI ‘JAGA DESA’.

Sementara itu Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif mengaku pihaknya setidaknya sudah memberikan tiga masukan kepada Kemendes mengenai penggunaan DD. Pertama, jelas dia, harus ada koordinasi yang lebih baik antara Kemendes, Kemendagri dan kementerian lainnya; kedua, akuntabilitas pemanfaatan DD harus lebih baik; dan ketiga, KPK minta agar Sekjen dan Dirjen yang ada di Kemendes meningkatkan transparansi DD. “KPK akan membuat aplikasi ‘Jaga Desa’ sehingga masyarakat bisa berpartisipasi misalnya lewat hp, mengusulkan program yang diinginkan dan melaporkan jika mencurigai ada penyalahgunaan Dana Desa,” kata Laode. Aplikasi itu saat ini sedang dikerjakan dan kemungkinan diluncurkan pada Septemeber depan. (oni/ht)

Kategori: NASIONAL Tags: , , , , ,
Topik populer pada artikel ini: