FPU JANGKRIK, KAPAL TERBESAR DI INDONESIA 


Karimun, LINGGA POS – DI BUAT DI KARIMUN, KEPRI DILUNCURKAN. Kapal FPU (Floating Production Unit) yang disebut sebagai salah satu kapal terbesar di Indonesia dan dibuat di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) oleh perusahaan tempatan yakni PT Saipem, Karimun diresmikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, Selasa (21/3) di kawasan proyek tersebut. Peresmian peluncuran kapal ditandai dengan prosesi pemecahan kendi oleh Ibu Ratnawati Jonan didampingi Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Kepala SKK Migas, Ketua Komisi VII DPR RI, Dirjen Migas, Kepala BKPM Batam, dan undangan lainnya. Dalam kata sambutannya, Joman mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas nama Pemerintah Indonesia kepada Eni Muara Bakau yang telah berhasil menuntaskan pembuatan kapal canggih berteknologi tinggi sesuai dengan anggaran yang tersedia serta dapat menyelesaikan pembangunannya lebih cepat 12 bulan dari target semula. “Dan yang paling luar biasa, sejak pembangunan hingga selesai dikerjakan dengan tanpa kecelakaankerja,” kata Jonan. Dengan capaian waktu yang relatif singkat dan tanpa ada kecelakaan kerja sehingga perusahaan menerima penghargaan Safety Award kepada pekerja proyek atas pencapaian 10 juta jam kerja tanpa kecelakaan. Tambahan lagi, dengan pengerjaan yang singkat dapat menghemat pengeluaran sekitar 300 juta USD, “Ini sangat fantastis,” aku dia. Kapal yang dibuat sebagai bagian dari proyek pengolahan gas dengan kapasitas hingga 450 juta standar kaki kubik per hari (mnscfd) oleh Eni Muara Bakau ini akan beroperasi dan mulai memproduksi gas pada Mei 2017 di Blok Muara Bakau, Cekungan Kutai, lepas pantai Selat Makassar atau 70 kilometer dari garis pantai Kalimantan Timur. Senada dikatakan Nurdin, dengan beroperasinya nanti kapal FPU Jangkrik ini, dapat juga dinikmati oleh masyarakat Karimun. “Utamanya dalam ketersediaan listrik. Bila persoalan listrik di Karimun selesai. Kami yakin investasi di daerah ini juga akan semakin tumbuh dengan cepat dan nantinya Karimun bisa jadi tujuan investasi selain Batam, di Kepri,” kata Nurdin. (sdm/sk)

Kategori: LINGGA
Topik populer pada artikel ini: