JADIKAN 1 MUHARRAM TAHUN KEBANGKITAN PERADABAN ISLAM

Oleh : Aqsa Rahardian
LP Minggu(27/11) – Hari ini tanggal 27 November 2011 kalender Masehi atau tepatnya 1 Muharram 1433 H (Hijriah) adalah tahu baru Islam yang kembali kita peringati dengan suka cita. Sebagaimana dimaklumi, bahwa penetapan 1 Muharram sebagai tahun baru Islam adalah tahun dimana terjadinya peristiwa Hijrahnya Nabi Muhammad Saw dari kota Mekah ke Madinah dan penentuan kalender Islam 1 Hijriah baru dilakukan 6 tahun setelah wafatnya Baginda Rasulullah.

Kita tidak harus terpukau dengan kwantitas, tetapi hendaknya kita semestinya bangga dengan kualitas.

Memang, pada mulanya, beberapa sahabat Nabi ketika itu ada yang mengusulkan agar penetapan 1 Hijriah di mulai pada tahun kelahiran Nabi.Pada kesempatan ini penulis mengajak kita semua agar dapat memaknai pergantian tahun baru Islam ini, untuk bersama membuka lembaran baru tahun ini merefleksikan diri apa yang telah capai setakat ini sebagai orang Mukmin. Bagaimana perjuangan Nabi dalam mensyiarkan agama Islam yang hak.

Nabi bersedia hijrah atas izin Allah ke kota Madinah Munawarrah menghindarkan diri dari nafsu angkara kaum Qurais agar tidak terjadi pertumpahan darah yang lebih besar diantara sesama manusia. Ditinggalkanya tanah kelahiran yang tercinta dan menuju Madinah yang ketika itu justru sedang ditimpa musibah berbagai penyakit atau wabah, namun ketika beliau berada di sana ditemani Abu Bakar Siddiq dan para sahabat, Madinah menjadi aman sentosa dan mendapat berkah dari Allah SWT. Hendaknya, pada kondisi kini kita tidak terlena dan menepuk dada karena umat Islam di negara kita adalah yang terbanyak dan terbesar di dunia. Kita tidak harus terpukau dengan kwantitas, tetapi hendaknya kita semestinya bangga dengan kualitas.

Penulis berharap kita semua agar tetap konsisten dan tegar dalam Iman Islam, terutama kepada generasi muda harapan kejayaan Islam yang abadi hingga akhir zaman. Jangan sampai terbawa arus era globalisasi yang menyesatkan diri yang dapat membawa kita terbawa arusnya ke air yang keruh dan justru menghancurkan pondasi keislaman kita. Mari kita menoleh kebelakang, mengambil hikmah dari perjuangan Nabi Muhammad dan para sahabat dalam membangun imperium Islan di muka bumi ini, dari kegelapan ke alam terang benderang. Hendaknya Tahun Baru Islam ini kita sambut dengan bercermin dan memoles kembali nilai-nilai peradaban Islam yang agung dari masa keemasan Islam di bidan sains, teknologi, filsafat seperti ilmuan besar dan termasyhur Al Biruni, Jabbir Hayyan, Al Razi, Ibn Sina (fisika dan kedokteran), Al Khawarizni (matematika), Al Khindi (filsafat), Al Bitruji(astronomi), Ibn Haitsam (optik), Ibn Rusyd (filsafat), Ibn Khaldun (sejarah dan sosiologi) dan banyak lagi ilmuan besar Islam yang telah menggemparkan dunia atas penemuan mereka dan bahkan negara barat/Eropa banyak belajar, mengakui dan memberikan apresiasi mereka.

Mari dengan kesungguhan hati kita sambut Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1433 ini dengan penuh rasa syukur sambil terus menggali kemurnian dan mutiara kejayaan Islam hingga akhir zaman.-(dari berbagai sumber)

Kategori: KOLOM Tags: ,
Topik populer pada artikel ini: NILAI TAWAR PERADABAN ISLAM