SPP TUNGGAL BERLAKU 2013

Jakarta,LP (27/1 ) – Rencana Kemendikbud untuk membuat SPP Tunggal terus dimatangkan. Diperkirakan, aturan ini baru rampung pertengahan 2012, dan diterapkan 2013. Sayangnya, belum ada jaminan biaya kuliah bakal murah setelah ada SPP tunggal ini. Dirjen Dikti Kemendikbud Djoko Santoso mengatakan, SPP Tunggal ini pada prinsipnya bukan menyamaratakan besaran biaya kuliah di seluruh PTN. “SPP Tunggal itu maksudnya, SPP-nya satu. Mahasiswanya dalam setahun cukup bayar satu kali saja,” tekannya.

Kondisi yang terjadi saat ini adalah, mahasiswa banyak sekali mengeluarkan duit. Selain uang rutin SPP, ada berbagai pungutan lagi. Seperti uang buku, uang laboratorium, uang perpustakaan, uang ujian, uang tabungan bimbingan skripsi, dan lain-lain. Dengan SPP Tunggal ini, harap Djoko, kampus menghitung semua pengeluaran universitas. Kemudian, dari hitungan- hitungan ini dipisah lagi antara kewajiban pemerintah dengan kewajiban masyarakat atau mahasiswa. Setelah ketemu berapa besar tanggungan masyarakat atau mahasiswa, lalu dibagi ke seluruh mahasiswa yang ada di kampus tertentu. Kata Djoko, kalkulasi menghitung unit cost sudah ditetapkan dan disebar ke seluruh PTN. Bahkan sudah ditentukan perkiraan biaya di masing-masing PTN. Namun, itu bukan menjadi satu-satunya acuan.

Berikut ini contoh simulasi biaya kuliah versi Ditjen Dikti Kemendikbud. Misalnya untuk biaya kuliah di ITS, Ditjen Dikti mengkalkulasikan ada sekitar 15.574 mahasiswa, sedangkan biaya seluruh pos pengeluaran ITS dipatokRp449 ,5 miliar. Dari biaya seluruh pos pengeluaran tersebut, beban yang ditanggung pemerintah sebesar Rp355, 1 miliar. Sedangkan beban yang harus ditanggung masyarakat atau mahasiswa adalah Rp6, 4 juta per tahun per mahasiswa. (jpnn)

Kategori: NASIONAL Tags: , ,
Topik populer pada artikel ini: uang kuliah tunggal, pengertian uang kuliah tunggal