NYEPI, UMAT MUSLIM BALI TETAP BISA SALAT JUMAT

Bali, (LP) – Hari ini, Jumat (23/3) adalah hari libur nasional berkenaan dengan Hari Raya Nyepi, yang dilaksanakan oleh umat Hindu. Pulau Dewata, Bali serentak sunyi, selama 24 jam terhitung sejak Juma (23/3) pukul 06.00 WITA hingga keesokan harinya Sabtu (24/3) pukul 06.00 WITA. Kesunyian tersebut terjadi sehubungan dengan perayaan Nyepi tersebut.

Umat Muslim Bali sempat khawatir tidak bisa menjalankan Salat Jumat karena karena Hari Nyepi itu, jatuh pada hari Jumat. Namun, berdasarkan kesepakatan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) di Bali, ibadah Salat Jumat tetap bisa dilaksanakan dengan disesuaikan Hari Raya Nyepi. “Umat Islam boleh menuju Masjid atau Mushola terdekat disekitar lingkungan atau desa,” ujar Ketua Umum FKUB Bali, IB Wiyana.

Namun, saat menuju Masjid atau Mushola tidak diperkenankan menggunakan kendaraan bermotor dan harus berjalan kaki. Tidak boleh bergerombol, tidak boleh sambil merokok. Bagi yang tempa tinggalnya jauh dari Masjid atau Mushola bisa berkoordinasi dengan perangkat Desa setempat.”Bagi yang jauh dari Masjid bisa mencari fasilitas umum untuk digunakan sebagai lokasi Salat sementara,” imbuh Wiyana.

FKUB juga menganjurkan kepada umat Muslim yang akan Salat Jumat untuk menggunakan pakaian Muslim yang biasa dipakai untuk Shalat. Seperti baju koko dan sarung. Hal itu bertujuan supaya tidak menimbulkan kecurigaan oleg pihak-pigak tertentu yang akan memanfaatkan momen ini keluar rumah, tanpa maksud yang nyata.. kalau Ke Masjid gunakan pakaian untuk ke Masjid, supaya nanti pecalang, bisa membedakan,” ujarnya. Kesepakatan baru ini juga mengatur waktu yang diperbolehkan untuk keluar rumah. Pukul 11.00 WITA dipersilahkan ke luar rumah (menuju Masjid dan pukul 14.00 WITA harus sudah kembali di rumah. (ph,mi)

Kategori: NASIONAL Tags: ,
Topik populer pada artikel ini:

Berikan Komentar

Kirim Komentar

Bookmark dan Bagikan

Lingga Pos © 2018. Hak Cipta dilindungi undang-undang. Powered by Web Design Batam.