SELURUH VENUE PON DIMINTA DIPERIKSA ULANG

Pekanbaru, (LINGGA POS) – Pemerintah diminta memeriksa seluruh arena utama venue yang bakal digunakan dalam PON XVIII di Pekanbaru Riau sebelum perhelatan dimulai. Pemerintah diminta jangan menganggap masalah telah selesai dengan berdirinya sejumlah gedung. Hal itu dikatakan Reni Marlinawati, anggota Komisi X DPR dari fraksi PPP, di Jakarta, Jumat kemarin.

Pernyataan Reni ini menyikapi runtuhnya kanopi di Stadion tenis PON XVIII yang melukai dua pekerja. “Tidak bisa dibayangkan bila peristiwa itu terjadi saat PON tengah berlangsung. Akibatnya fatal. Kita tidak dapat membiarkan terjadi,” katanya. Ditambahkan, insiden robohnya kanopi itu jangan dianggap peristiwa biasa saja. Pihaknya meminta BPKP untuk menelisik lebih jauh insiden itu. “Rasanya sulit diterima logika publik, venue yang belum difungsikan namun telah mengalami kerusakan,” kata dia.

Seperti diberitakan, terdapat 54 arena yang akan dipakai untuk 39 cabang olahraga. Pembangunan seluruh venue sempat terhenti setelah terungkap adanya dugaan suap revisi Perda Nomor 6 Tahun 2010 tentang Penambahan Biaya Arena Menembak PON Riau oleh KPK. Pembangunan baru diajukan setelah anggaran dikucurkan kembali. Akibat waktu yang terlalu mepet, pembangunan dikebut, khususnya untuk venue menembak dan futsal. Akhirnya, sejumlah venue memang selesai dibangun, namun dengan fasilitas yang sangat minim.

Rencananya PON XVIII Riau ini akan dibuka oleh Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono di Stadion Utama Pekanbaru pada tanggal 11 September dan ditutup oleh Wakil Presiden Boediono pada tanggal 20 September 2012. (tnc)

Kategori: KEPRI, NASIONAL, OLAHRAGA Tags: ,
Topik populer pada artikel ini:

Berikan Komentar

Kirim Komentar

Bookmark dan Bagikan

Lingga Pos © 2018. Hak Cipta dilindungi undang-undang. Powered by Web Design Batam.