Rp4 TRILIUN BANGUN JEMBATAN BATAM-BINTAN

Tanjungpinang, (LINGGA POS) – Rencana pembangunan jembatan Batam-Bintan terus dipromosikan Pemprov Kepri, baik di ajang pertemuan formal dengan para gubernur se-Sumatera maupun di tingkat nasional dan internasional. Hal tersebut dilakukan karena biaya yang dibutuhkan sangat besar. Robert Iwan Loriaux, mantan Kepala Bappeda Kepri menyebutkan, anggaran untuk membangun jembatan Batam-Bintan tersebut mencapai angka Rp4 triliun. Bandingkan dengan APBD Kepri 2013 yang hanya Rp2,25 triliun dan digunakan untuk semua mata anggaran pembangunan Kepri secara komprehensif. “Anggaran untuk jembatan itu cukup besar. Setahu saya, mencapai Rp4 triliun,” ujar Robert, Rabu lalu. Karena anggaran yang diperlukan untuk membangun jembatan tersebut terlampau besar maka jembatan itu tak bisa dibangun dari dana APBN Pemerintah Pusat dan hanya bisa membantu mempromosikan rencana pembangunan jembatan tersebut kepada investor, baik dari dalam maupun luar negeri. “Saat ini rencana pembangunan jembatan Batam-Bintan sudah masuk ke Belubuk Bappenas, dan Bappenas bantu kita untuk mempromosikannya. Kita sendiri sudah menawarkan kepada investor Cina dan Korea Selatan (Korsel),” papar Robert.

Rencananya jembatan sepanjang 6,7 kilometer itu kelak akan menyatukan Pulau Batam dan Pulau Bintan, yang sama-sama masuk area FTZ. Selain itu juga akan menghubungkan dua pulau diantara keduanya, yaitu Pulau Tanjungsauh dan Pulau Buau. Wakil Ketua Bappenas Lukita Dinarsyah Tuo, pernah menargetkan jembatan Batam-Bintan ini bakal dillaksanakan pada 2016. Dengan tahapan, 2013-2014 technical assistance terlebih dahulu. Namun, setakat ini proyek mercu suar itu belum ada solusi yang pasti meski investor dari Cina dan Korsel sudah dua kali menurunkam tim proyeksinya. Termasuk dari Pemprov Kepri, Pemda Bintan dan BP Batam juga ikut mempromosikan proyek sekaligus mencari investor lainnya. Tak kurang, Gubernur Kepri HM Sani sempena Rakor Gubernur Se-Sumatera di Lampung pada 20 Maret 2013, kembali mengusulkan proyek jembatan Batam-Bintan menjadi prioritas Percepatan Pembangunan Ekonomi Sumatera melalui Peningkatan Konektivitas Infrastruktur Wilayah, SDM dan Teknologi Dalam Kerangka MP3EI. Sayangnya, dalam poin rekomendasi para gubernur, usulan tersebut masih kalah dibanding dengan proyek jembatan Selat Sunda, Jalan Tol, serta Jalur Kereta Api Lintas Sumatera. (tl,tn)

Kategori: KEPRI Tags: , , , , , , , , ,
Topik populer pada artikel ini: Bintan pos

Berikan Komentar

Kirim Komentar

Bookmark dan Bagikan

Lingga Pos © 2018. Hak Cipta dilindungi undang-undang. Powered by Web Design Batam.