MENGENAL BATIK, MAHAKARYA INDONESIA

(LINGGA POS) – Boleh dikatakan, pasti semua orang Indonesia punya batik. Yah minimal kemeja batik buat kondangan atau pesta. Batik telah lama hadir di Nusantara sejak dahulu kala. Disadari atau tidak, tradisi ini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam setiap denyut kehidupan manusia Indonesia. Sejak lahir, kalau ada yang berasal dari Jawa sudah dikainkan oleh batik, juga selama hidup dan berkeluarga hingga meninggalkan dunia yang fana.

Batik adalah sebuah tradisi melukis di atas kain asli Indonesia. Kain-kain yang digambar/lukis dengan aneka motif unik dan khas itu kemudian dikreasikan dalam berbagai rupa dan fungsi serta digunakan oleh masyarakat. Motif yang muncul pada kain dibuat dengan Canting (sebagai kuas) dengan teknik pewarnaan yang menggunakan bahan-bahan alami. Dikenal Di abad ke-12. Keberadaan batik di Indonesia memiliki sejarah panjang. Tradisi batik diperkirakan muncul di bumi Nusantara khususnya Jawa, pada masa Kerajaan Majapahit di abad ke-12. Itu ditandai dengan ditemukannya arca Prajnaparamita (Dewi Kebijaksanaan) di Jawa Timur (abad ke-13). Pada arca tersebut digambarkan Prajnaparamita mengenakan kain yang dihiasi dengan motif sulur tumbuhan dan bunga, motif yang masih dijumpai hingga saat ini.

Namun, tidak hanya di Jawa saja, batik sesungguhnya juga dijumpai di daerah lain di tanah air seperti di Sumatera, Bali, Sulawesi sampai Papua. Dan makin banyak kalangan terutama kaum muda antusias mengenakan batik. Kondisi ini tak lepas dari momentum diresmikannya batik sebagai “Masterpieces of the Oral and Intangible of Humanity” atau Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbenda, oleh badan PBB, UNESCO. 2 Oktober Hari Batik Nasional.perusahaan, kantor pemerintah telah mengenakan busana batik satu kali seminggu melengkapi pakaian dinas atau daerai sehari-hari. Batik muncul dalam berbagai produk atau aksesoris. Selain itu, dengan teknologi modern oleh komunitas pecinta batik yang dengan metode batik faktal, dimana motif-motif batik Nuskarya agung, mahakarya masyarakat Indonesia dan harus kita lestarikan keberadaannya serta bermanfaat bagi generasi muda. (barry kusuma/k)

Kategori: NASIONAL
Topik populer pada artikel ini:

Berikan Komentar

Kirim Komentar

Bookmark dan Bagikan

Lingga Pos © 2018. Hak Cipta dilindungi undang-undang. Powered by Web Design Batam.