APBD-P KEPRI 2013 BELUM BISA DIREALISASIKAN

Tanjungpinang (LINGGA POS) – Karena masih mengalami proses koreksi pada sejumlah nomenklatur di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), APBD-P Kepri 2013 hingga berita ini diturunkan belum dapat direalisasikan sebagaimana yang telah ditargetkan. Akibatnya, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kepri dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Kepri harus menyesuaikan lagi isi dari APBD-P Kepri 2013. Seperti diketahui besaran APBD murni Kepri 2013 adalah sebesar Rp 2,5 triliun, menjadi sebesar Rp 3,17 triliun dalam APBD-P (Penambahan) atau ada penambahan anggaran sebesar Rp 503 miliar.    Diketahui bahwa pihak Banggar DPRD Kepri saat ini tengah melakukan entri data ulang setelah melakukan penyesuaian, dan diperkirakan APBD-P Kepri 2013 dengan anggaran mencapai puluhan miliar rupiah. Terkait belum adanya Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA) APBD Kepri tersebut, Wakil Ketua Banggar DPRD Kepri Iskandaryah meminta agar semua pihak dapat memahaminya. Dia beralasan pembahasan antara pihaknya dengan TAPD Kepri, baru akan usai dalam beberapa hari ke depan.  “Penyesuaian yang kita lakukan bukan karena adanya pembatalan proyek Jembatan 1 Dompak di APBD-P, tetapi ini karena adanya jumlah nomenklatur di APBD-P Kepri yang dhapus karena ada kesalahan dalam peruntukkannya,” kata Iskandarsyah, seperti dikutip dari Tanjungpinang Pos, Senin (4/11). Karena itu, lanjut dia, tim harus bekerja ektra keras untuk mengoreksi agar anggaran tersebut dapat tepat sasaran dan atau peruntukkannya.    Sementara itu, terkait anggaran lanjutan proyek Jembatan 1 Dompak, menurut dia, sudah ada kesepakatan antar pihak masuk menjadi Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA). Dengan demikian, nantinya dapat ditingkatkan lagi pada APBD Murni Kepri 2014 depan. (rasn,af)

Kategori: KEPRI
Topik populer pada artikel ini:

Berikan Komentar

Kirim Komentar

Bookmark dan Bagikan

Lingga Pos © 2018. Hak Cipta dilindungi undang-undang. Powered by Web Design Batam.