BSM 2014 TAHAP I UNTUK 4,6 JUTA SISWA

Jakarta (LINGGA POS) – Pemerintah telah menjadwalkan penyaluran Bantuan Siswa Miskin (BSM) tahun 2014 untuk tahap I (pertama) disalurkan pada 17 Maret 2014. Adapun besaran BSM untuk siswa SD sebesar Rp450 ribu per tahun, SMP Rp750 ribu per tahun, dan SMA/SMK/MA Rp1 juta per tahun, yang akan diberikan per dua semester. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhammad Nuh seperti dirilis laman Sekretariat Kabinet, Rabu (5/3) mengemukakan, penyaluran BSM tahun 2014 ini terdiri dari 2 tahun pelajaran. Yaitu dari Januari – Juni tahun ajaran (TA) 2013-2014 semester II dan Juli – Desember TA 2014-2015 semester I. “Kemdikbud ingin memastikan untuk semester II TA 2013-2014, penerimanya adalah siswa penerima Kartu Perlindungan Sosial (KPS) atau kartu BSM yang telah ditetapkan,”kata Nuh. Dia menjelaskan, kartu BSM yang telah ditetapkan untuk penerima BSM tahun 2013 dan sudah terdata, akan menerima di semester II 2013-2014, sedangkan bagi penerima di semester I 2014-2015 akan berbeda lagi, karena sudah ada siswa yang lulus (ada siswa baru). “Bagi siswa yatim dan piatu, anak-anak dari panti asuhan serta anak-anak terlantar, tidak ada alasan untuk tidak menerima BSM,” tegas Nuh. 4.629.093 SISWA PENERIMA. Dirincikan, BSM untuk siswa SD akan diberikan kepada 3.028.194 siswa, SMP kepada 1.176.800 siswa, SMA kepada 250.456 siswa dan SMK kepada173.643 siswa. “Jadi total penerima BSM tahap I adalah kepada 4.629.093 siswa atau sekitar 50 persen akan disalurkan dan sisa sasaran sebesar 4.556.144 siswa akan disalurkan pada tahap berikutnya,” kata Nuh. Nuh menjelaskan, BSM adalah merupakan milik personal dan transaksinya merupakan transaksi personal bukan transaksi kolektif. Ditegaskannya, setiap siswa tidak diharuskan meninggalkan saldo, sehingga siswa penerima BSM bisa mendapatkan haknya secara utuh. Untuk anak-anak yang tinggalnya sangat jauh, lanjut dia, akan disalurkan oleh BRI sampai ke tempat anak-anak berdomisili. “Mudah-mudahan, catatan kelemahan dari penyaluran BSM itu nantinya dapat direduksi,” harap Mendikbud. (aan,iin,kep/pi)

Kategori: NASIONAL Tags: , , ,
Topik populer pada artikel ini:

Berikan Komentar

Kirim Komentar

Bookmark dan Bagikan

Lingga Pos © 2019. Hak Cipta dilindungi undang-undang. Powered by Web Design Batam.