BARU 2 BULAN MENJABAT, GUBERNUR LANTIK KRONINYA JADI PEJABAT PEMPROV RIAU

Pekanbaru (LINGGA POS) – Orang-orang dekat Gubernur Riau, Annas Maamun diangkat menjadi pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang dipimpinnya. Mereka itu adalah kerabat, putra, putra, putri, menantu, ipar dan saudara Annas Maamun. Sebut saja, kedua putrinya Fitriana Annas dan Winda Desrina Annas, termasuk dalam 89 pejabat baru di eselon III dan eselon IV Pemprov Riau yang dilantik di Pekanbaru, Rabu (16/4). Fitriana dilantik sebagai Kepala Seksi (Kasi) Mutasi dan Non Mutasi BKD Riau, Winda dilantik sebagai Kasi Penerimaan Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendapatan Daerah Riau, dan minggu sebelumnya, Noor Charis Putra Annas, anak bungsu sang Gubernur Riau itu dilantik sebagai pejabat di eselon IV dengan posisi Kasi Jalan dan Jembatan, Dinas PU Pemprov Riau. Lalu, adik ipar gubernur, Syaifuddin, dilantik sebagai Kasub TU Bagian Kas Daerah Biro Keuangan, Setda Pemprov Riau. “Itu yang saya sampaikan tadi, out come (hasilnya) yang kita lihat,” ujar Wakil Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, menepis tudingan nepotisme di keluarga Gubernur Riau, usai melantik 89 pejabat baru di jajaran Pemprov Riau sebagaimana dilaporkan Antara. Senin (7/4), Arsyadjuliandi melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Riau Nomor 259/IV/2014 melantik 8 pejabat eselon II dimana salah satunya putra gubernur termasuk dalam jajaran eselon II tersebut. Annas Maamun, baru sekitar dua bulan menjabat sebagai Gubernur Riau terpilih. Alih-alih bersicepat menunjukkan kinerja cemerlang, ia justru sigap mengangkat kolega dan kerabatnya untuk menduduki sejumlah jabatan penting itu. Tidak itu saja, Annas Maamun yang sebelumnya mantan Bupati Rokan Hilir ini, juga memboyong Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hilir Wan Amir Firdaus, yang diangkat menjadi Asisten II Setda Pemprov Riau, juga Dr Anwar, yang sebelumya menjabat Kepala RSU Rokan Hilir dipromosikan sebagai Direktur Utama RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru dan, menantunya Maman Supriadi ditunjuk pula menjadi Manajer klub sepakbola PSPS Pekanbaru. Agaknya, Annas Maamun tak mau kalah dengan sejumlah pejabat atau gubernur lainnya di negeri ini, laiknya Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah atau Gubernur Sulawesi Selatan Syahril Yasin Limpo, atau di daerah-daerah lainya dimana tak sedikit pula bupati dan walikota yang digantikan isteri atau anaknya. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pernai menengarai bahwa pada 2013 saja terdapat 57 kepala daerah yang berusaha membangun dinasti politik. Dari ke-57 kepala daerah tersebut, 17 diantaranya gagal meneruskan kekuasaan mereka. Selebihnya, sukses mengangkangi kursi nomor satu di daerahnya masing-masing. (ant,gnc,tc)

Kategori: NASIONAL Tags: , , , , , , ,
Topik populer pada artikel ini:

Berikan Komentar

Kirim Komentar

Bookmark dan Bagikan

Lingga Pos © 2018. Hak Cipta dilindungi undang-undang. Powered by Web Design Batam.