MENSOS : KARTU RASKIN AKAN DISATUKAN DENGAN KARTU KKS

  Aceh (LINGGA POS) – Menteri Sosial (Menkes) Khofifah Indar Parawansa mengatakan kartu bebas bersubsidi atau kartu beras untuk rakyat miskin (raskin) akan disatukan dengan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Hal itu dikatakan Khofifah saat melakukan kunjungan kerja di Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Jumat (20/3-2015). “Pemegang Kartu Perlindungan Sosial (KPS) akan secara bertahap diganti dengan KKS. Kalau sekarang ini kan banyak sekali kartunya. Misalnya, satu keluarga ada isteri dan lima anak dengan usia sekolah, keluarga itu punya Kartu Indonesia Pintar (KIP), KPS, Kartu Raskin dan lain-lain, banyak sekali itu,” ujarnya. Saat ini, 1,5 juta kartu akan dicetak dalam bentuk KKS. Jadi, penyatuan kartu tersebut lanjut Mensos adalah bertujuan untuk lebih memudahkan dan memastikan kalau penerima KKS juga mendapatkan raskin.   Pemerintah mengeluarkan KIP dengan pendekatannya sekarang menyasar usia 6 – 21 tahun baik yang sekolah maupun tidak. Dijelaskan Mensos dari Kementerian Kebudayaan Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan untuk 3,6 juta dan dimandatkan kepada Kementerian Sosial (Kemensos) untuk didata dan disalurkan. Sedang bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) atau kalangan lanjut usia, anak terlantar dan penyandang disabilitas berhak mendapatkan KKS. Bagi yang belum berumah tangga sampai usia 21 tahun, bisa mendapatkan KIP dan Kartu Indonesia Sehat (KIS). “Pemerintah melalui Kementerian Sosial punya ‘buffer’ untuk KKS sebanyak 500 ribu, dengan ditambah 300 ribu dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN),” kata Mensos. (ph,af/bs)

Kategori: NASIONAL Tags: , , , , ,
Topik populer pada artikel ini:

Berikan Komentar

Kirim Komentar

Bookmark dan Bagikan

Lingga Pos © 2018. Hak Cipta dilindungi undang-undang. Powered by Web Design Batam.