Syiar Islam : MANFAAT PUASA ‘ASYURA’ (PUASA 10 MUHARRAM)

image

    (LINGGA POS) – Tahun baru Islam yang jatuh pada bulan Muharram kalender Hijriah (tahun ini 1437 H bertepatan dengan hari Rabu, 14 Oktober 2015, red) merupakan momentum yang tepat bagi umat Islam untuk kembali merajut tali persatuan ukhuwah di kalangan umat itu sendiri. Muharram memiliki keagungan yang sangat tinggi dalam Al Quran dan as-Sunnah. Karena, setelah Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah, dakwah Islam mulai mencapai kejayaan yang gemilang. Kalau sebelum hijrah, umat Islam adalah golongan yang ditindas dan disiksa oleh kaum musyirikin. Di bulan Muharram sendiri, terdapat satu hari dimana Nabi Muhammad SAW sangat menjaga keutamaan hari itu di atas hari-hari yang lain. Hari itu adalah ‘Asyura’ yang jatuh pada tanggal 10 Muharram.    Sebagaimana hadist dari Ibnu Abbas RA, mengatakan, “Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW begitu menjaga keutamaan satu hari di atas hari-hari lainnya, melainkan hari ini (yaitu hari Asyura) dan bulan yang ini (yaitu bulan Ramadhan),” (HR Bukhari dan Muslim). Pada hari Asyura Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk berpuasa dimana ibadah puasa yang dilakukan saat itu dapat menjadi penebus dosa selama setahun yang telah kita lewati.    Pahala keutamaan puasa Asyura adalah sebagaimana yang disebutkan dalam sebuah hadist dari Abu Qatadah Al Anshari RA, beliau mengatakan, “Nabi Muhammad SAW ditanya tentang puasa ‘Asyura’, kemudian beliau menjawab : “Puasa ‘Asyura’menjadi penebus dosa setahun yang telah lewat,” (HR Muslim dan Ahmad).    Puasa Asyura sendiri merupakan kewajiban puasa pertama dalam Islam sebelum puasa yang diwajibkan yakni puasa Ramadhan. Namun, setelah diwajibkannya puasa Ramadhan, maka puasa Muharram (Asyura) adalah sunnah hukumnya. (oni/ht)

Kategori: LINGGA
Topik populer pada artikel ini:

Berikan Komentar

Kirim Komentar

Bookmark dan Bagikan

Lingga Pos © 2018. Hak Cipta dilindungi undang-undang. Powered by Web Design Batam.