RASTRA UNTUK LINGGA 79.260 KG BAGI 4.502 KPM

Tanjungpinang, LINGGA POS – Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Tanjungpinang, Jaka Santosa mengatakan ketersediaan beras dan gula pasir di wilayah Kota Tanjungpinang dan lima kabupaten lainnya di Kepri (Bintan, Lingga, Natuna dan Anambas) dinilai cukup hingga enam bulan ke depan. “Saat ini saja stok beras di Gudang Bulog Kota Tanjungpinang sekitar 3.000 ton dan gula 300 ton. Nantinya stok yang ada ini, terutama beras merupakan stok yang akan didistribusikan di kelima daerah tersebut,” kata Jaka di Tanjungpinang sebagaimana dikutip dari Sijori Today, Rabu (9/8). “Bulan ini kita sudah mengalokasikan ke pusat persediaan beras dan gula masing-masing 500 ton. Jadi, untuk enam bulan ke depan, saya jamin stok persediaan aman,” tambahnya.

BERAS PREMIUM BULOG RP9.500 /KG.

Sementara untuk beras premium, pihaknya melepas di pasar umum dengan harga Rp9.500 per kilogram (kg) dan gula Rp12.500 per Kg. Sedangkan untuk beras subsidi atan di sebut beras untuk rakyat sejahtera (rastra) — sebelumnya raskin — tetap dengan harga Rp1.600 per Kg dimana masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapat jatah setiap Kepala Keluarga (KK) sebanyak 15 Kg.

Kepala Bulog Divisi Regional Tanjungpinang, Jaka Santosa memperlihatkan beras Premium Bulog. Foto : wok - sijoritoday.com

Kepala Bulog Divisi Regional Tanjungpinang, Jaka Santosa memperlihatkan beras Premium Bulog. Foto : wok – sijoritoday.com

Lebih lanjut Jaka menjelaskan distribusi rastra untuk wilayah seperti Kota Tanjungpinang dan lima kabupaten lainnya sebanyak 313 ton per bulan dengan jumlah KPM 20.931 orang sesuai dengan data dari Kementerian Sosial (Kemensos). Jumlah sebanyak itu didistribusikan masing-masing kota/kabupaten yakni (kabupaten/kota, KPM, jumlah penerimaan dalam Kilogram/Kg) sebagai berikut :

  • – Tanjungpinang : 8.450, 126.750 Kg
  • – Bintan : 4.059, 68.925 Kg
  • – Lingga : 4.502, 79.260 Kg
  • – Natuna : 1.590, 23.850 Kg
  • – Anambas : 1.012, 15.180 Kg.

Khusus untuk Kabupaten Lingga dan Anambas menurut dia ada penambahan 33 ton rastra otonomi daerah yang merupakan subsidi dari APBD daerah terkait. Adapun siapa penerima dan berapa jumlah rastra yang didistribusikan berdasarkan data pemerintah daerah setempat. (ras,kkr/stc)

Kategori: KEPRI Tags: , , , , ,
Topik populer pada artikel ini:

Berikan Komentar

Kirim Komentar

Bookmark dan Bagikan

Lingga Pos © 2018. Hak Cipta dilindungi undang-undang. Powered by Web Design Batam.