APBD KEPRI RP3,659 TRILIUN

dok: pelantar.id

Tanjungpinang, LINGGA POS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan parlemen Kepri sepakat Ranperda APBD murni 2019 Kepri dipatok sebesar Rp3,659 triliun dalam sidang paripurna pandangan akhir, Jumat, akhir November lalu. Jumlah itu naik sebesar Rp100 miliar dibanding APBD murni 2018 yang sebesar Rp3,5 triliun. Namun, jumlah asumsi APBD 2019 ini dinilai juga meningkat dibanding tahun ini atau yang sekitar Rp3,2 triliun. Peningkatan itu bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diproyeksikan sekitar Rp1,2 triliun yakni dari pajak sekitar Rp1,103 triliun, retribusi Rp73 miliar, deviden penyertaan modal Bank Riau-Kepri Rp11,7 miliar, pendapatan lain-lain asli daerah Rp64 miliar termasuk dari lego jangkar Rp60 miliar. Penerimaan dana pembagian atau transfer pemerintah pusat sekitar Rp2 triliun, DBH pajak dan migas Rp468 miliar, DAU Rp1,9 triliun dan DAK Rp664 miliar. Sementara dari pendapatan lainnya seperti Dana Insentif Daerah (DID) yang didapat karena Pemprov meraih WTP 2017 sekitar Rp54 miliar. 5 PROGRAM SKALA PRIORITAS. Untuk prioritas utama program pembangunan APBD 2019 kedua belah pihak juga telah menyepakati setidaknya lima program, yakni peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan; pengembangan ekonomi berkelanjutan dan pengembangan pusat kebudayaan Melayu; pengembangan struktur seluruh wilayah dan pengembangan tata kelola pemerintah yang akuntabel. Adapun tema pembangunan tahun 2019 adalah “Peningkatan Ekonomi Kemaritiman Berwawasan Lingkungan Untuk Menanggulangi Kemiskinan dan Pengangguran Didukung Oleh Infrastruktur yang Berkualitas”. (ph/tpp)

Kategori: KEPRI, LINGGA, NASIONAL
Topik populer pada artikel ini:

Berikan Komentar

Kirim Komentar

Bookmark dan Bagikan

Lingga Pos © 2018. Hak Cipta dilindungi undang-undang. Powered by Web Design Batam.