Kiat Esemka Harus Perhatikan Layanan Purna Jual

Jakarta LP(19/1) – Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, turut mengapresiasikan kehadiran mobil Esemka sebagai sebuah hasil produksi anak-anak Indonesia yang sangat bagus dan perlu didukung oleh kemampuan dalam promosi, penjualan hingga layanan purna jualnya. “Setelah produksi, lalu bagaimana untuk menjualnya dan bagaimana bentuk layanan purna jualnya. Tentu itu jauh lebih sulit,” kata Kalla di sela-sela konferensi ‘Global Movement of Moderates’ di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (17/1). Untuk itu, katanya, kehadiran mobil Esemka tak boleh berdiri sendiri dan dalam pelaksanaannya dilakukan secara terbatas sesuai dengan kemampuan yang ada.

“Mungkin pasarnya di Pulau Jawa dulu, bahkan kalau masih sulit melayaninya, ya konsentrasi di Jawa Tengah yang wilayahnya juga cukup luas,” ungkapnya sambil menerangkan bahwa luas Jateng itu dua kali Malaysia. Kalla menegaskan, tak mudah bersaing di pasar otomotif terutama dalam meraih penjualan. Belajar dari pengalaman mobil nasional (mobnas) sebelumnya yang selalu gagal di tengah perjalanan menembus pasar dalam negeri, maka kelangsungannya perlu didukung dan dikawal oleh semua pihak.

image

Mobil Kiat Esemka (Foto: antaranews)

Menteri Perindustrian, MS Hidayat, mengatakan kelangsungan mobil nasional Kiat Esemka tergantung kompetisi produk tersebut di pasar, sehingga diperlukan beberapa uji kelayakan sebelum memasuki pasar otomotif nasional. “Kami sudah memberikan bantuan dalam proses perakitan, namun saat Esemka dibuat dalam kerangka pendidikan. Kalau posisinya ingin ditingkatkan menjadi komersial belum dibicarakan,” kata Hidayat.

Ia menganjurkan agar produksi mobil jenis ‘Sport Utility Vehicle’ (SUV) tersebut bekerja sama dengan investor dan kementerian BUMN, karena industri otomotif termasuk industri padat modal. “Tapi tekad kami pada 2012 sudah ada beberapa produk mobnas yang dapat diluncurkan. Saya ingin membuat pameran mobil-mobil tersebut setelah selesai uji kelayakan,” tambah Hidayat.

Oleh karena itu, semua pihak harus banyak belajar lagi agar kelangsungan mobnas ini bisa memasuki pasar dalam negeri bahkan dapat menggoyang pasar mobil nasional di masa mendatang. (antara/pra)

Kategori: NASIONAL Tags: , , ,
Topik populer pada artikel ini:

Berikan Komentar

Kirim Komentar

Bookmark dan Bagikan

Lingga Pos © 2018. Hak Cipta dilindungi undang-undang. Powered by Web Design Batam.