LPPNRI JUGA AKAN KIRIM TIM INVESTIGASI KE LINGGA

Dabo, LP(10/1) – Tak menutup kemungkinan Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPRNRI) akanmenurunkan timnya. Hal ini disampaikan Ketua DPP LPPNRI Kepri,Jalil Latif saat dihubungi Linggapos via ponselnya kemarin, Minggu (9/1). Maraknya kasus illegal mining utamanya di Kepri sangat memprihatinkan.

Didampingi Ketua Umum DPN LPPNRI Pusat Eko Sutikno dan sejumlah pengurus DPN LPPNRI mereka telah melaporkan dugaan adanya praktik illegal mining. Laporan tersebut memperkirakan negara telah dirugikan sekitar Rp 3,1 triliun.

“Sudah, bukti dan datanya semuanya lengkap di Kapolda Kepri,”kata Latif. Ditambahkannya dari penelusuran selama sekitar satu bulan ada dugaan penyimpangan oleh pengusaha tambang berkolusi dengan pihak-pihak tertentu. Diantaranya dalam laporan keuangan,pengusaha memanipulasi hasil penjualan tambang untuk menekan pajak yang harus mereka bayar. – “Harga yang mereka laporkan lebih rendah,jadi pajak yang mereka storkanpun lebih sedikit,”pungkasnya.(ph)

Kategori: LINGGA Tags: , , , , ,
Topik populer pada artikel ini: lppnri pusat, LPPNRI, gaji LPPNRI, dpn lppnri, gajih lppnri