Menggesa Kabupaten Singkep

Dabo, Lingga Pos – Untuk tercapainya maksud masyarakat Lingga di Dabo Singkep,Kecamatan Singkep dan Raya di Kecamatan Singkep Barat menjadi “Kabupaten Singkep” (Singkep Raya atau Singkep Jaya?). Para tokoh masyarakat dan pemuda dari berbagai elemen dan profesi dan anggota DPRD Lingga dari Dapil II adakan urun rembug atau silaturahmi di Gedung Islamic Centre, Dabo, Sabtu(6/11).

Pulau Singkep

Pulau Singkep

Menurut Rudi, anggota DPRD Lingga dari Dapil II, rekan mereka dari Dapil I (Lingga, Lingga Utara dan Senayang) prinsipnya sangat mendukung terbentuknya Kabupaten Singkep dan itu menurutnya disampaikan langsung oleh Kamarudin Ali, Ketua DPRD Lingga kebetulan dari Dapil I Partai Golkar. Hanya saja menurut Said Hamid tentu harus adanya kemauan semua pihak untuk menggesa agar secara formal dapat dilakukan lobi-lobi politik yang lebih besar dan berkesinambungan atau pro aktif dari masyarakat sendiri.

Dari catatan Lingga Pos usulan pemekaran daerah di Provinsi Kepri bermula dari hasil rapat koordinasi (Rakor) Gubernur seluruh Indonesia di Kementerian Dalam Negeri pada 17 Mei 2010. Pejabat Sekda Provinsi Kepri waktu itu Arifin Nasir mengajukan pemekaran Kabupaten baru yakni Kabupaten (Kab) Serasan di Natuna, Kab Kundur di Karimun, Kab Bintan Utara di Bintan, Kab Barelang di Batam dan Kab Singkep di Lingga sehingga nantinya Provinsi Kepri menjadi 12 Kab/Kota. “Pemekaran wilayah dilakukan secara bertahap dengan pembentukan daerah administratif dulu. Setelah dianggap siap, baru menjadi Kab/Kota,” ujar Arifin.

Dari 5 kecamatan di Kabupaten Lingga, Singkep dengan penduduk terbanyak atau terdiri dari 2 kelurahan 9 desa sementara Singkep Barat 1 kelurahan 8 desa. Minimal nantinya ada penambahan 3 kecamatan alternatif dan pemekaran desa prioritas di kedua kecamatan ini antara lain di Desa Bakung: Cukas, Langkap dan Tinjul, di Posek: Suak Buaya dan Pulau Noje.-(jk).

Kategori: LINGGA
Topik populer pada artikel ini: kabupaten singkep